BERITAOlahragaPolitik

Bawaslu Yapen Dorong Partisipasi Publik Lewat Nobar Persipura

239
×

Bawaslu Yapen Dorong Partisipasi Publik Lewat Nobar Persipura

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Yapen menegaskan bahwa penguatan demokrasi tidak bisa berjalan tanpa dukungan media, komunitas, dan partisipasi publik. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang digelar di halaman Kantor Bawaslu Kepulauan Yapen, Jalan Transito Serui, Jumat (8/5/2026).

Ketua Bawaslu Kepulauan Yapen, Herold M Jandeday, memberikan apresiasi kepada sejumlah media lokal yang selama ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis pengawasan demokrasi, yakni SeruiPos.com, KabarSaireri.com, dan Fokusinews.com, termasuk Aliansi Jurnalis Yapen yang aktif membantu penyebarluasan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

- Iklan Berbayar -

Menurut Herold, sinergi antara lembaga pengawas pemilu, media, dan masyarakat sipil menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.

“Demokrasi tidak boleh berjalan sendiri. Kami mengapresiasi rekan-rekan media dan AJY yang terus membersamai Bawaslu Yapen dalam kerja-kerja pengawasan hingga terselenggaranya kegiatan nobar ini,” tegasnya.

Suasana nobar semakin hidup dengan keterlibatan komunitas suporter The Meczman Korwil Yapen yang memadati lokasi kegiatan dengan nyanyian dukungan dan dentuman musik sepanjang pertandingan berlangsung.

Herold menilai momentum kebersamaan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi harus menjadi ruang edukasi publik yang efektif untuk membangun kesadaran demokrasi masyarakat.

“Kami berharap kebersamaan ini tidak hanya menjadi ajang temu dan silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang edukasi masyarakat dengan memanfaatkan setiap momentum yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kepulauan Yapen, Salmo Robaha, mengatakan kegiatan nobar dimanfaatkan sekaligus sebagai sarana sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu bersama media juga menyiapkan doorprize serta kuis interaktif seputar kepemiluan guna meningkatkan pemahaman publik terhadap demokrasi dan pengawasan pemilu.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan,” kata Salmo.

Ia menegaskan, hubungan antara Bawaslu, media, komunitas suporter, dan masyarakat harus terus dijaga, terutama di masa non tahapan pemilu agar kesadaran demokrasi tidak hanya muncul saat pesta politik berlangsung.

Melalui pendekatan yang lebih santai dan dekat dengan masyarakat, Bawaslu Yapen menilai edukasi demokrasi dapat diterima lebih efektif tanpa kehilangan nilai kebersamaan, partisipasi publik, dan semangat menjaga kualitas pemilu di daerah. (**)