Iklan Berbayar
BERITACerita WargaSosial Masyarakat

Rapat Kerja BPK Yapen Selatan GPDP Periode 2025–2030 Tekankan Kesatuan dalam Pelayanan

×

Rapat Kerja BPK Yapen Selatan GPDP Periode 2025–2030 Tekankan Kesatuan dalam Pelayanan

Sebarkan artikel ini

AROMAREA, SERUIPOS.COM – Badan Pekerja Klasis (BPK) Yapen Selatan Gereja Pentakosta Di Papua (GPDP) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) periode pelayanan 2025–2030, Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Jemaat Yordan Aromarea.

Raker diawali dengan ibadah singkat. Pelayanan pujian dibawakan oleh Pdt. Yusak Takanyuai, S.Th., sedangkan pelayanan firman Tuhan disampaikan Ketua Biro Peria Badan Pekerja Daerah (BPD) Provinsi Papua GPDP, Pdt. Frans Merani, S.Pd.

SURVEI Juli - Agustus 2026

Dalam renungan yang disampaikan berdasarkan Filipi 2:2, peserta diajak untuk terus membangun kebersamaan dalam pelayanan. Firman tersebut menekankan pentingnya hidup sehati, sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa dan satu tujuan.

Mengangkat tema “Sehati dalam Melayani dan Kuat Menghadapi Tantangan,” Pdt. Frans Merani mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan bagian dari dinamika pelayanan. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk mencapai tujuan bersama dalam melayani Tuhan.

“Walaupun ada perbedaan pendapat dalam menjalankan organisasi, hari ini kita sehati untuk melayani Tuhan menuju pada sasaran pelayanan. Pasti ada tantangan yang dihadapi dalam pelayanan selama periode ini, tetapi kita tetap kuat melayani sampai Tuhan datang,” pesannya.

Rapat Kerja BPK Yapen Selatan GPDP kemudian dibuka secara resmi oleh Pdt. Frans Merani, S.Pd., yang mewakili Ketua BPD Provinsi Papua GPDP.

Raker selanjutnya dipimpin oleh Badan Pekerja Klasis Yapen Selatan. Dalam arahannya, Ketua Klasis Yapen Selatan GPDP mengajak seluruh peserta untuk menyusun rencana kerja yang mengacu pada hasil Sidang Klasis Yapen Selatan VI GPDP Tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa perencanaan pelayanan harus dilakukan secara terarah dengan fokus pada pelaksanaan program mulai 2026 hingga 2030.

“Karena itu, mari kita fokus merencanakan pelayanan dari tahun 2026 sampai dengan tahun 2030,” ajaknya.

Raker tersebut diikuti unsur gembala dari 13 jemaat, pengurus bagian atau wadah-wadah pelayanan dari empat bagian, unsur BPD Provinsi Papua, serta kaum profesional di lingkungan Klasis Yapen Selatan.

Dalam pelaksanaannya, Raker BPK Yapen Selatan GPDP menghasilkan rencana kerja untuk satu periode pelayanan 2025–2030 yang kemudian dijabarkan ke dalam rencana kerja tahunan mulai 2026 hingga 2030.

Proyeksi rencana kerja tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni pengelolaan organisasi, pelayanan, dan keuangan selama satu periode pelayanan atau lima tahun.

Dengan adanya rencana kerja tersebut, BPK Yapen Selatan GPDP diharapkan memiliki arah pelayanan yang lebih terukur dan terencana dalam menjalankan tugas organisasi serta pelayanan kepada jemaat dan umat Tuhan.

Raker kemudian ditutup secara resmi oleh Pdt. Frans Merani, S.Pd. Dalam pesan penutupnya, ia mengajak BPK Yapen Selatan GPDP, para gembala, serta seluruh umat Tuhan untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan pelayanan.

Ia mengajak seluruh elemen gereja untuk bersatu dan bergandengan tangan dalam melayani Tuhan sampai Tuhan datang. (**)

Pewarta : Jekson Yapanani | Editor : Hendrik Imbiri