HAIHOREI, SERUIPOS.COM — Pelaksanaan Musyawarah Kampung (Muskam) di Kampung Haihorei, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Sabtu (29/8/2026), menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sekaligus menyampaikan pertanggungjawaban pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga 12.00 WIT tersebut dihadiri pemerintah kampung dan masyarakat Kampung Haihorei.
Dalam Muskam tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Distrik Wonawa meminta Kepala Kampung Haihorei, Melkisedek Werimon, untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 kepada masyarakat.
Penyampaian laporan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong keterbukaan dalam pengelolaan anggaran kampung. Masyarakat diberikan ruang untuk mengetahui bagaimana Dana Desa digunakan serta program pembangunan dan pemberdayaan apa saja yang telah dilaksanakan.
Bantuan untuk Posyandu dan Petani
Selain agenda pertanggungjawaban Dana Desa, Pemerintah Distrik Wonawa juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Kampung Haihorei.
Bantuan tersebut berupa makanan tambahan bagi kader Posyandu, serta bibit sayuran dan obat-obatan pertanian bagi para petani.
Bantuan makanan tambahan diharapkan dapat mendukung kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu. Sementara bantuan pertanian diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan aktivitas bercocok tanam sekaligus mendukung ketahanan pangan kampung.
Pemerintah distrik berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Plt Kepala Distrik Tinjau Keramba Kerapu
Usai pelaksanaan Muskam, Plt. Kepala Distrik Wonawa tidak hanya berhenti pada agenda pertemuan. Ia turun langsung ke lapangan untuk melihat potensi usaha masyarakat yang dikembangkan di Kampung Haihorei.
Salah satu potensi yang dikunjungi adalah keramba ikan kerapu yang dikembangkan oleh masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah distrik terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor perikanan dan pertanian.
Keramba ikan kerapu dinilai menjadi salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan apabila mendapat pendampingan, pengelolaan yang baik, serta dukungan berkelanjutan.
Dorong Pembangunan Kampung yang Transparan
Pelaksanaan Musyawarah Kampung di Haihorei diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengevaluasi pembangunan.
Pemerintah Distrik Wonawa berharap hasil Muskam dapat menjadi dasar dalam memperkuat pembangunan kampung yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan keterbukaan pengelolaan Dana Desa serta pengembangan potensi lokal, pemerintah berharap masyarakat Kampung Haihorei semakin mampu mengambil peran dalam mendorong kemajuan kampung.
Penguatan sektor pertanian, perikanan, kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian masyarakat Kampung Haihorei, Distrik Wonawa. (**)
Pewarta : Manu Waromi














