Berdirinya SMA Negeri 1 Serui, yang pada awalnya dikenal sebagai SMA Negeri 417 Serui, tidak terlepas dari sejarah pembentukan Kabupaten Yapen Waropen pada tahun 1969.
Pada Selasa, 6 Maret 1969, dilaksanakan upacara bendera di Lapangan Trikora Serui (kini Alun-Alun Kota Serui) oleh Pemerintah Republik Indonesia. Upacara tersebut dihadiri masyarakat Kota Serui dan menjadi momen peresmian berdirinya Kabupaten Yapen Waropen yang dipimpin oleh Bupati pertama, Drs. Sarwoto Kertodipuro.
Sehari setelahnya, pada Rabu, 7 Maret 1969, diadakan pertemuan di rumah kediaman Bupati Yapen Waropen. Pertemuan tersebut dihadiri oleh:
-
Drs. Sarwoto Kertodipuro (Bupati Yapen Waropen)
-
Yustus Nusi (almarhum), Penilik Pendidikan saat itu
-
Marthinus Lobo Come (almarhum), Guru SMEP YPK Serui
Pertemuan tersebut membahas rencana pendirian Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kabupaten Yapen Waropen. Dalam diskusi tersebut, Bupati Sarwoto Kertodipuro mempertanyakan mengapa daerah tersebut belum memiliki SLTA. Menanggapi hal itu, Yustus Nusi dan Marthinus Lobo Come menyampaikan rencana untuk mendirikan tiga sekolah, yaitu:
-
SMA Negeri Serui
-
SPG Negeri Serui
-
SMEA YPK Serui
Rencana ini muncul karena saat itu sudah terdapat lulusan SLTP dari beberapa sekolah di Serui, antara lain:
-
SMP YPK Serui
-
SMEP YPK Serui
-
SGB YPK Serui
-
SMP Negeri 1 Serui
Selanjutnya pada 11 Maret 1969, bertepatan dengan Hari Supersemar, dilaksanakan upacara pendirian tiga sekolah tersebut di Kota Serui. Sejak saat itu, 11 Maret ditetapkan sebagai hari berdirinya SMA Negeri 1 Serui.
Namun setelah peresmian tersebut, sekolah yang langsung melaksanakan kegiatan belajar mengajar hanya SPG Negeri Serui dan SMEA YPK Serui (kini SMK YPK Serui). Sementara SMA Negeri Serui belum dapat beroperasi karena belum memiliki siswa, guru, maupun gedung sekolah.
Baru pada Juli 1971, Dinas Pendidikan Kabupaten Yapen Waropen mengumumkan penerimaan siswa baru SMA Negeri Serui. Pendaftaran dilaksanakan di SMEA YPK Serui oleh A.W. Ballo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Sekolah. Kegiatan belajar mengajar pertama SMA Negeri Serui dilaksanakan di SD YPK 1 Serui.
Pada tahun 1972, SMA Negeri Serui berpindah dari SD YPK 1 Serui ke SD Negeri 1 Serui. Pada tahun yang sama, sekolah ini mulai memiliki dua guru tetap berdasarkan Surat Keputusan, yaitu:
-
David L. Paino, BA – Guru Sejarah
-
Drs. Moh. Sayoga – Guru Ekonomi
Bersamaan dengan itu, Surachman, SH datang membawa Surat Keputusan pengangkatan sebagai Kepala Sekolah sekaligus Surat Keputusan penetapan nomor sekolah SMA Negeri di Indonesia dengan nomor 417. Sejak saat itu, SMA Negeri Serui resmi berganti nama menjadi SMA Negeri 417 Serui.
Pada tahun 1975, SMA Negeri Serui kembali berpindah dari SD Negeri 1 Serui ke SD Inpres 1 Serui, sebelum akhirnya menempati gedung milik sendiri yang berlokasi di Jalan Maluku Nomor 27 Serui. Pada awalnya gedung tersebut hanya terdiri dari tiga ruang kelas.
Kemudian pada tahun 1998, SMA Negeri 417 resmi berganti nama menjadi SMA Negeri 1 Serui.
Perkembangan dan Kepemimpinan Sekolah
Sejak berdiri hingga saat ini, SMA Negeri 1 Serui telah dipimpin oleh:
Pelaksana Tugas Kepala Sekolah
-
A.W. Ballo (1969–1971)
-
Darmaji (2016–2019)
Kepala Sekolah Definitif
-
Surachman, SH (1971–1974)
-
AT Quilo, BA (1974–1984)
-
David L. Paino, BA (1984–1990)
-
Drs. Albert Siappa Lunda (1991–2001)
-
H. Baso A. Ma’ruf, BA (2001–2009)
-
Maria Bosawer, S.Pd (2009–2016)
-
Drs. Yusak Muabuai, M.Pd (2019–sekarang), alumni SMA Negeri 1 Serui angkatan ke-11.
Prestasi Sekolah
SMA Negeri 1 Serui telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat daerah maupun nasional, di antaranya:
-
Juara I Fisika Internasional (The First Nobel Prize in Physics) tahun 2005
-
Juara II IMO dan Juara I IAO tingkat Provinsi Papua (2005)
-
Juara II Debat Bahasa Inggris tingkat provinsi (2006)
-
Juara II ICO tingkat provinsi (2006)
-
Juara I ICO, Juara Favorit Bola Voli, dan Tosser Terbaik tingkat provinsi (2008)
Selain itu, SMA Negeri 1 Serui secara rutin meraih prestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Sains tingkat Kabupaten.
Pada tahun 2020, siswa SMA Negeri 1 Serui meraih:
-
Juara I Komputer tingkat Provinsi Papua
-
Juara I Biologi tingkat Provinsi Papua
dan mewakili Papua ke tingkat nasional dalam Kompetisi Sains Nasional (KSN).
Di bidang olahraga, tim sepak bola sekolah Ganesa FC juga mencatat prestasi:
-
Juara I turnamen sepak bola HUT TNI Tahun 2023 tingkat Kabupaten Kepulauan Yapen
-
Juara I turnamen sepak bola HUT Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2025
Kegiatan Ekstrakurikuler
SMA Negeri 1 Serui memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler, antara lain:
-
Drum Band
-
Paskibra
-
Palang Merah Remaja (PMR)
-
Satuan Karya Pramuka Wira Kartika
-
Pencak Silat
Kondisi Sekolah Saat Ini
Pada tahun ajaran 2020–2025, SMA Negeri 1 Serui memiliki sekitar 1.000 siswa yang terbagi dalam 30 rombongan belajar.
Sejak tahun 1973 hingga 2024, sekolah ini telah meluluskan sekitar 11.000 alumni dari 51 angkatan, yang kini tersebar dan berkarier di berbagai bidang, baik di instansi pemerintah, swasta, maupun militer.
SMA Negeri 1 Serui saat ini memiliki dua jurusan, yaitu:
-
IPA
-
IPS
Di bawah kepemimpinan Drs. Yusak Muabuai, M.Pd, sekolah ini didukung oleh 61 guru dan 10 staf tata usaha dengan latar belakang pendidikan S1 dan S2 di bidang kependidikan.
Fasilitas Sekolah
Sebagai sekolah rujukan, SMA Negeri 1 Serui dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya:
-
Laboratorium Komputer
-
Laboratorium Bahasa
-
Laboratorium Fisika
-
Laboratorium Kimia
-
Laboratorium Biologi
-
Perpustakaan
-
Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
Pembelajaran di Masa Pandemi
Sejak Maret 2020, saat pandemi COVID-19 melanda, SMA Negeri 1 Serui melaksanakan proses belajar mengajar secara daring (online) dan luring (offline) melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Ulangan tengah semester, ujian semester, hingga Ujian Sekolah pengganti Ujian Nasional tahun pelajaran 2020/2021 dilaksanakan secara online menggunakan sistem CBT (Computer Based Test).
Kajian Pengembangan Sekolah
Pada HUT ke-52 SMA Negeri 1 Serui tahun 2021, sekolah ini bersama:
-
LPMP Papua
-
Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua
-
Tim Pengembangan Calon Guru Penggerak dan Calon Sekolah Penggerak Kemendikbud RI
melakukan kajian untuk kemungkinan mengubah SMA Negeri 1 Serui menjadi SMA Terbuka, dengan sistem pembelajaran online dan offline. Namun hingga saat ini rencana tersebut belum terealisasi.
Visi SMA Negeri 1 Serui
“Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bergotong royong, serta berkebinekaan global.”
Misi
-
Mewujudkan pendidikan yang relevan, berkualitas tinggi, merata, dan berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur dan teknologi.
-
Melestarikan serta memajukan kebudayaan serta pengembangan bahasa dan sastra.
-
Mengoptimalkan peran seluruh pemangku kepentingan dalam transformasi pengelolaan pendidikan dan kebudayaan.

Selama lebih dari 56 tahun, SMA Negeri 1 Serui yang telah terakreditasi A terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Papua yang unggul dan kompeten. Banyak alumninya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri, serta berkiprah di berbagai bidang.
Serui, 11 Maret 2026
Naskah disusun oleh:
-
Johanes D. Saroi, S.Pd., M.Pd
(Alumni angkatan pertama SMA Negeri 1 Serui) -
Drs. Yusak Muabuai, M.Pd
(Alumni angkatan ke-11 SMA Negeri 1 Serui)
















