BERITAPemerintahan

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Dinkes Yapen Monitoring dan Evaluasi PKG Tahun 2026

769
×

Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Dinkes Yapen Monitoring dan Evaluasi PKG Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dalam Pemantauan dan Evaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 di Hotel Merpati Serui, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani, menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan diikuti oleh perwakilan 17 Puskesmas se-Kepulauan Yapen serta jajaran Dinas Kesehatan setempat.

Dalam sambutannya, Karolis Tanawani menegaskan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Transformasi Sistem Kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, khususnya pada pilar Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer.

“Setiap Puskesmas harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan PKG di wilayah kerjanya masing-masing. Capaian, kendala, maupun kebutuhan harus diidentifikasi dengan baik sebagai dasar perbaikan pelayanan ke depan,” tegas Karolis.

Ia juga meminta seluruh Puskesmas menyusun pemetaan pelaksanaan PKG guna mengetahui sebaran sasaran, cakupan layanan, wilayah dengan partisipasi rendah, serta berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, pemetaan yang baik akan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Selain itu, Karolis menekankan pentingnya registrasi dan keterdaftaran seluruh tenaga kesehatan pada platform SATUSEHAT.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung transformasi digital kesehatan nasional, meningkatkan kualitas pelaporan, serta integrasi data kesehatan yang lebih akurat dan akuntabel.

“Seluruh Kepala Puskesmas harus memastikan tenaga kesehatan di unit kerjanya telah terdaftar dan aktif dalam sistem SATUSEHAT. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan yang modern dan terintegrasi,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti 27 peserta, terdiri dari 10 orang perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen dan 17 orang perwakilan dari masing-masing Puskesmas.

Para peserta mendapatkan penguatan terkait kebijakan PKG, teknis pelaksanaan di lapangan, mekanisme pelaporan, hingga evaluasi capaian program.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Yanes Yowei, S.Kep., Ns, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas SDM kesehatan sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Melalui pembinaan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh Puskesmas semakin optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta mampu meningkatkan capaian Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis secara berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik BOK Tahun Anggaran 2026 itu menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui peningkatan kualitas SDM, pemantauan program secara berkelanjutan, serta evaluasi yang terukur demi mewujudkan masyarakat Yapen yang sehat dan sejahtera. (**)

Pewarta : Pace Tawarare