SERUIPOS.COM – Semarak Piala Dunia 2026 turut dirasakan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Festival Sepak Bola Usia 45 Tahun Antar Fans Negara Piala Dunia resmi dibuka di Lapangan Alun-Alun Serui, Minggu (5/7/2026), sebagai ajang silaturahmi, hiburan, dan mempererat persaudaraan melalui olahraga.
Festival tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roy Palunga, yang menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Roy Palunga menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun persatuan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Semoga turnamen ini tidak hanya menghadirkan pertandingan yang berkualitas, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadi agenda olahraga tahunan yang membanggakan Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujarnya.
Sebanyak delapan tim turut ambil bagian dalam festival ini dengan menggunakan nama negara-negara peserta Piala Dunia, yakni Portugal, Tanjung Verde (Cape Verde), Maroko, Jerman, Inggris, Belanda, Brasil, dan Argentina.
Laga pembuka mempertemukan Jerman melawan Maroko. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menekan. Memasuki babak kedua, pemain Jerman Aren Worumi berhasil mencetak gol yang sempat membangkitkan semangat timnya. Namun, Maroko tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 5-3 atas Jerman.
Ratusan masyarakat memadati Lapangan Alun-Alun Serui untuk menyaksikan pertandingan. Dukungan dan sorak-sorai dari para pendukung masing-masing tim menciptakan atmosfer yang meriah, menghadirkan nuansa layaknya pertandingan Piala Dunia.
Panitia berharap festival ini tidak hanya menjadi kompetisi sepak bola semata, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persaudaraan, persatuan, dan sportivitas di tengah masyarakat Kepulauan Yapen.
Antusiasme yang tinggi dari peserta maupun penonton diharapkan menjadi modal agar festival ini dapat digelar secara rutin sebagai agenda olahraga tahunan di Kabupaten Kepulauan Yapen. (**)
Pewarta : Ferry Wayangkau

















