Serui Pos – Empat kepala daerah di wilayah adat Saireri menyatakan sikap tetap memperjuangkan aspirasi pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kepulauan Papua Utara. Mereka menegaskan pemekaran tersebut murni merupakan kebutuhan masyarakat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Asosiasi Bupati Saereri, Markus Octovianus Mansnembra, usai rapat bersama yang digelar Kamis malam di Gedung Negara Biak 1.Kamis (12/2/2026) malam
Pertemuan lanjutan pembahasan DOB tersebut dihadiri ;
- Bupati Biak Numfor : Markus Mansnembra,
- Bupati Kepulauan Yapen : Benyamin Arisoy,
- Bupati Waropen : FX Mote,
- Bupati Supiori : Heronimus Mansoben,
Hadir juga anggota DPR RI Yan Permenas Mandenas, serta empat pimpinan DPRK.
Markus Mansnembra menjelaskan, aspirasi pemekaran DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara saat ini telah masuk dalam register Baleg DPR RI dalam bentuk rancangan undang-undang, serta telah diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Saat ini aspirasi pemekaran DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara sudah dalam register Baleg DPR RI berupa rancangan undang-undang dan telah diteruskan juga kepada Presiden Prabowo Subianto,” kata Mansnembra.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berkomitmen mendukung penuh proses pemekaran tersebut.
“Satu-satunya wilayah adat Saereri yang tersisa untuk segera dimekarkan menjadi DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara,” tegas Arisoy.
Ia mengakui, dukungan Pemkab Kepulauan Yapen akan diberikan baik secara administrasi maupun kebutuhan lainnya guna menunjang kelancaran proses pemekaran.
Senada, Bupati Waropen FX Mote menyatakan pihaknya tetap mendukung aspirasi masyarakat agar DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.
“Pada tuntutan adanya pemekaran DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara saya tetap mendukung supaya segera direalisasikan oleh Pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto dan para wakil rakyat di DPR RI dapil Papua,” ujarnya.
Bupati Supiori Heronimus Mansoben juga menyampaikan kesiapan Pemkab Supiori untuk mendukung penuh proses pemekaran. Ia menegaskan telah menandatangani seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan.
“Saya menandatangani semua dokumen administrasi proses pemekaran DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara karena aspirasi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tujuan pemekaran wilayah DOB adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta mempercepat pelayanan dan pembangunan di wilayah Saireri.
“Pada kegiatan rapat koordinasi untuk percepatan wilayah adat Saireri menjadi Provinsi Kepulauan Papua Utara, kami akan tindaklanjuti,” tutupnya. (*)
















