BERITASosial Masyarakat

Pencurian HP dan Pelecehan Sering Terjadi ! Warga Yapan Mantembu Minta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Diaktifkan

269
×

Pencurian HP dan Pelecehan Sering Terjadi ! Warga Yapan Mantembu Minta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Diaktifkan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi pencurian HP

Serui Pos – Kasus pencurian dan dugaan pelecehan seksual terhadap anak dilaporkan marak terjadi di Kampung Yapan dan Kampung Mantembu, Distrik Anotaurei, sejak tahun 2025 hingga awal 2026. Warga pun meminta aparat keamanan lebih aktif hadir di tengah masyarakat guna mencegah situasi semakin memburuk.

Masyarakat secara terbuka meminta perhatian serius dari Polres Kepulauan Yapen dan Kodim 1709/YAWA agar membantu menciptakan rasa aman dan damai di kedua kampung tersebut.

- Iklan Berbayar -

Sejumlah warga mengaku aksi pencurian barang milik masyarakat kerap terjadi, terutama pada malam hingga dini hari. Bahkan pelaku disebut berani masuk ke rumah warga melalui jendela saat penghuni sedang tertidur.

Salah satu korban, Mark Imbiri, mengaku kehilangan telepon genggamnya pada 24 Februari 2026 sekitar pukul 03.00 WIT.

“HP saya hilang sekitar jam 3 pagi, pencuri buka jendela rumah dan ambil. Ini perbuatan yang kalau saya dapat orangnya saya akan siksa sampai cacat,” ujarnya dengan nada sesal.

Ia berharap aparat tidak hanya hadir saat terjadi kejadian besar, tetapi juga aktif melakukan pencegahan dan pembinaan.

“Saya minta Polres dan Dandim berikan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di kampung ini, agar selain menjadi pihak keamanan juga ada kegiatan-kegiatan yang bisa dibuat untuk membina generasi muda di kedua kampung ini,” tambahnya.

Seorang orang tua yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 cukup banyak kasus pencurian terjadi di kampung tersebut. Bahkan, menurutnya, pernah terjadi dugaan pelecehan seksual terhadap anak.

“Rata-rata semua terjadi karena pengaruh minuman keras. Anak-anak muda jadi terjerumus dalam pergaulan yang salah,” tuturnya.

Warga menilai peredaran minuman keras lokal dan kurangnya pengawasan menjadi faktor utama meningkatnya kenakalan remaja di wilayah tersebut. Mereka berharap kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat lebih rutin melakukan patroli, sosialisasi bahaya minuman keras, serta pembinaan generasi muda agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kembali kondusif.

Masyarakat Kampung Yapan dan Mantembu berharap aparat segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang dan anak-anak di wilayah tersebut dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman. (**)