BERITAOlahraga

Kapten Boas Pimpin PS Yapen Tahan Eleven Wise FC, Selanjutnya Lawan Persidafon Dafonsoro

724
×

Kapten Boas Pimpin PS Yapen Tahan Eleven Wise FC, Selanjutnya Lawan Persidafon Dafonsoro

Sebarkan artikel ini
Ketua KONI Kepulauan Yapen, Roi Palunga saat padang Ban Kapten kepada Boas Atururi (foto Humas Pemda Yapen)

SERUIPOS.COM – PS Yapen mengawali kiprahnya di Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Papua 2025/2026 dengan hasil imbang. Menghadapi Eleven Wise FC, tim asal Kabupaten Kepulauan Yapen itu bermain 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Barnabas Youwe, Selasa (17/3/2026).

Sejak menit awal, pertandingan berjalan terbuka dengan tempo permainan yang cukup tinggi. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang dan berupaya menguasai jalannya laga.

- Iklan Berbayar -

PS Yapen mampu memberikan perlawanan seimbang dan memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat. Dua gol tim dicetak oleh Fernando Tanawani dan Marthen Raweyai, yang memastikan timnya mengamankan satu poin pada laga perdana.

Di bawah arahan pelatih Hans Mamboribo, PS Yapen tampil disiplin dan menunjukkan organisasi permainan yang cukup baik. Peran kapten tim Boas Atururi juga terlihat dalam menjaga keseimbangan permainan serta mengoordinasikan lini tim di lapangan.

Hasil imbang tersebut membuat PS Yapen meraih satu poin awal dalam persaingan fase grup Liga 4 Papua, sekaligus membuka peluang untuk melangkah lebih jauh pada pertandingan berikutnya.

Laga ini turut disaksikan langsung oleh ketua Koni Kepulauan Yapen, Roi Palunga yang hadir memberikan dukungan kepada para pemain. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan motivasi tim dalam menghadapi kompetisi.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, PS Yapen selanjutnya akan menghadapi Persidafon Dafonsoro pada Minggu (22/3/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi PS Yapen untuk meraih hasil maksimal sekaligus memperkuat posisi di klasemen sementara.

Kompetisi Liga 4 Piala Gubernur Papua sendiri menjadi bagian dari pembinaan sepak bola nasional yang memberikan ruang bagi klub-klub daerah untuk berkembang serta melahirkan pemain potensial menuju level yang lebih tinggi.