SERUIPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyambut kunjungan kerja perdana Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di wilayah Saireri, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan tersebut disebut menjadi momentum penguatan sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.
Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy bersama Ketua TP-PKK Kepulauan Yapen Ny. Dina L. Rumbiak Arisoy memimpin langsung prosesi penjemputan di Pelabuhan Domine Izak Kijne.
Penyambutan berlangsung dengan prosesi adat dan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, hingga unsur pemerintah daerah lainnya.
Turut mendampingi rombongan, Anggota Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Billy Gracia Mambrasar. Kehadirannya dinilai memperkuat sinkronisasi program pembangunan nasional dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan Otonomi Khusus di Kepulauan Yapen.
Benyamin mengatakan kunjungan Gubernur Papua menjadi ruang penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas kunjungan perdana ke Kabupaten Kepulauan Yapen. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami semua,” kata Benyamin.
Ia juga menegaskan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Papua melalui program “Papua Cerah” perlu berjalan selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen yang mengusung semangat “Yapen Rumah Kita yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera”.
Tinjau Program MBG
Usai penyambutan, rombongan Gubernur Papua bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Anotaurei.
Dalam peninjauan itu, Fakhiri mengecek kesiapan dapur, distribusi makanan, hingga kendala teknis di lapangan. Ia juga berdialog dengan petugas dapur guna memastikan program berjalan optimal bagi para pelajar di Yapen.
Koordinator Dapur SPPG Wilayah Kepulauan Yapen, Furqon, mengatakan program MBG saat ini telah menjangkau sekitar 2.480 penerima manfaat mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SLB hingga SMK.
Panen Perdana Padi di Wabuwayar
Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke SMP Menawi dan Kampung Wabuwayar, Distrik Teluk Ampimoi, untuk melaksanakan panen perdana padi bersama kelompok tani setempat.
Dalam kesempatan itu, Fakhiri mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam mendukung program ketahanan pangan di Papua.
“Saya bersyukur karena untuk pertama kali saya datang panen di Kepulauan Yapen. Terima kasih kepada Pak Bupati Benyamin Arisoy dan seluruh jajaran yang sudah memulai membantu Provinsi Papua dalam rangka swasembada pangan lokal,” ujarnya.
Fakhiri menilai potensi pertanian di Kampung Wabuwayar cukup menjanjikan untuk dikembangkan menjadi salah satu sentra produksi beras di Papua. Pemerintah Provinsi Papua, kata dia, akan mendukung pengembangan pertanian melalui bantuan alat produksi modern dan penguatan kelembagaan petani.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen melaporkan lahan persawahan yang kini dikelola mencapai 6,5 hektare di Kampung Wabuwayar dan 20,5 hektare di Distrik Kosiwo. Selain itu, tersedia sekitar 50 hektare lahan potensial yang dapat dikembangkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga telah mengusulkan pengembangan lahan seluas 200 hektare, namun masih terkendala status dan peruntukan kawasan lahan.
Dalam kunjungan tersebut, Fakhiri turut mengusulkan agar hasil produksi padi lokal memiliki identitas khusus dengan nama “Beras Wabuwayar”.
“Kami ingin hasil produksi ini punya identitas sendiri. Nanti ada logo dan mereknya, supaya menjadi kebanggaan masyarakat Yapen,” kata dia.
Selain bantuan alat pertanian, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong pembentukan koperasi di Kampung Wabuwayar guna memperkuat tata kelola produksi dan distribusi hasil panen masyarakat.
“Kami dari Provinsi Papua akan terus mendukung Kabupaten Kepulauan Yapen dalam pengembangan sektor pertanian dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Fakhiri. (**)
















