BERITAPemerintahan

Listrik Pantura Yapen Segera Menyala, Ini Penjelasan Bupati dan PLN Serui

1258
×

Listrik Pantura Yapen Segera Menyala, Ini Penjelasan Bupati dan PLN Serui

Sebarkan artikel ini
Bupati Yapen, Benyamin Arisoy - Foto : Eman

SERUIPOS.COM – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy menghimbau seluruh Kepala Kampung di wilayah Distrik Yapen Utara untuk segera menginventarisir kebutuhan pembiayaan listrik masyarakat. Langkah tersebut dilakukan guna memperjelas pembagian tanggung jawab biaya antara pihak PLN dan warga penerima layanan listrik.

Menurut Bupati Benyamin Arisoy, tugas pihak PLN hanya menyediakan fasilitas utama seperti jaringan kabel listrik hingga pemasangan meteran ke rumah warga. Sementara kebutuhan biaya tambahan lainnya nantinya menjadi tanggungan pelanggan atau masyarakat pengguna.

- Iklan Berbayar -

“Tugas PLN hanya menyediakan fasilitas, mulai dari jaringan kabel hingga pemasangan meteran ke rumah-rumah warga. Sisa kebutuhan biaya akan menjadi tanggungan pengguna, jadi hal ini perlu kita jelaskan dengan jelas sejak awal,” ujar Benyamin Arisoy kepada awak media di Serui, Jumat (15/5/2026) kemarin usai membawakan materi di Mubes 2 Pemuda Suku Onate.

Ia mencontohkan pola pembiayaan yang telah berjalan di Distrik Yapen Barat. Di wilayah tersebut, sejumlah Kepala Kampung mengalokasikan sebagian dana desa guna membantu kebutuhan biaya listrik masyarakat. Pemerintah daerah juga disebut ikut memberikan dukungan tambahan untuk beberapa kampung yang membutuhkan bantuan pembiayaan.

“Kami harapkan hal yang sama juga dapat diterapkan di Yapen Utara. Oleh sebab itu, saya minta para Kepala Kampung segera menginventarisir datanya agar pembiayaan ini dapat disiapkan dengan baik,” tegasnya, dikutip dari paraparatv.id

Sementara itu, Kepala Unit Layanan Pelanggan PLN Serui, Adrian Ibad memastikan masyarakat di wilayah Pantai Utara Yapen segera menikmati layanan listrik dalam waktu dekat.

Menurut Adrian, pembangunan jaringan listrik secara fisik telah selesai dikerjakan. Namun proses penyalaan tegangan masih menunggu penyelesaian pembersihan jalur jaringan guna memastikan keamanan dan kestabilan distribusi listrik ke masyarakat.

“Proses pembersihan ini memerlukan waktu, namun kami berkomitmen untuk mempercepatnya. Kami pastikan dan berupaya semaksimal mungkin agar listrik sudah dapat menyala dan dinikmati masyarakat paling lambat pada bulan Juli hingga Agustus mendatang,” pungkasnya.

Program penyalaan listrik di wilayah Pantai Utara Yapen ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, pelayanan pendidikan, hingga fasilitas kesehatan di kampung-kampung yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses listrik. (**)