BERITAPemerintahanSAIRERI

Bupati Biak Numfor Tinjau Lokasi Ledakan Diduga Bom PD II, Pastikan Penanganan Korban Dapat Penanganan Maksimal

178
×

Bupati Biak Numfor Tinjau Lokasi Ledakan Diduga Bom PD II, Pastikan Penanganan Korban Dapat Penanganan Maksimal

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra, meninjau langsung lokasi ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II di kawasan Yenures, Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kapolres Biak Numfor untuk melihat secara langsung kondisi lokasi kejadian sekaligus memastikan penanganan terhadap para korban berjalan maksimal.

Di hadapan warga dan keluarga korban, Markus Mansnembra menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden tragis yang mengakibatkan korban jiwa serta sejumlah warga mengalami luka-luka.

“Atas nama keluarga, pribadi, dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor saya menyampaikan belasungkawa. Semoga keluarga-keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan,” ujar Markus Mansnembra saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, Bupati menegaskan bahwa penanganan pasca-ledakan menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah mengambil sejumlah langkah cepat, termasuk menerjunkan tim medis untuk memberikan perawatan intensif kepada korban yang mengalami luka-luka.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok serta mendirikan tenda-tenda darurat guna memenuhi kebutuhan warga terdampak di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Bupati, pemerintah sebenarnya telah menawarkan tempat penampungan yang lebih layak bagi para korban. Namun karena sebagian warga memilih tetap berada di sekitar lokasi kejadian, pemerintah memutuskan untuk memfasilitasi kebutuhan mereka dengan mendirikan tenda darurat dan menyediakan berbagai keperluan dasar di lokasi tersebut.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIT itu diduga kuat dipicu oleh amunisi peninggalan Perang Dunia II yang masih kerap ditemukan di wilayah Biak. Ledakan tersebut mengguncang kawasan permukiman warga dan menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi.

Menyikapi kejadian tersebut, Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati area yang diduga masih berpotensi menyimpan bahan peledak berbahaya. Ia juga meminta masyarakat menyerahkan proses evakuasi, penyisiran, dan pengamanan kepada aparat berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.

Hingga Minggu malam, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan pihak kepolisian terus dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta menjamin keamanan di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan serta mengantisipasi kemungkinan adanya sisa amunisi lain yang masih tertanam di kawasan tersebut.

Redaksi/Prokopim Biak Numfor