BERITAPemerintahan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Roi Palunga Soroti Penanganan Sampah dan Minta Masyarkat Bantu Pasukan Orange Hijau

394
×

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Roi Palunga Soroti Penanganan Sampah dan Minta Masyarkat Bantu Pasukan Orange Hijau

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 (5 Juni) melalui apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Yapen, Jalan Irian, Serui, Senin (8/6/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, dan diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, serta tenaga kebersihan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Benyamin Arisoy membacakan pidato Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta membangun kesadaran kolektif dalam mengatasi persoalan sampah dan pencemaran lingkungan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba kebersihan dan daur ulang yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Yapen.

Lomba tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong partisipasi masyarakat dan instansi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi harus dimaknai sebagai momentum evaluasi dan lahirnya inovasi baru dalam penanganan sampah di daerah.

Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama pada kawasan Yapen Selatan, Anotaurei hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kosiwo.

“Hari Lingkungan Hidup harus menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Kita perlu menghadirkan inovasi dan langkah-langkah baru agar penanganan sampah di Kabupaten Kepulauan Yapen bisa semakin baik dan teratur,” ujar Roi Palunga.

Ia juga berharap seluruh petugas kebersihan yang dikenal sebagai Pasukan Orange-Hijau dapat terus meningkatkan kinerja dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dalam menjaga kebersihan Kota Serui dan sekitarnya.

Selain meminta peningkatan kinerja petugas kebersihan, Wakil Bupati Roi Palunga juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen untuk ikut berperan aktif membantu pemerintah dalam menangani persoalan sampah.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup maupun Pasukan Orange-Hijau, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Kami berharap masyarakat juga dapat membantu Pasukan Orange-Hijau dengan tidak membuang sampah sembarangan, membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan, serta menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Kalau hanya mengandalkan petugas kebersihan, tentu akan sangat berat,” ujar Roi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan sampah di Kabupaten Kepulauan Yapen sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi masyarakat. Semakin tinggi kesadaran warga untuk menjaga kebersihan, maka semakin ringan pula tugas para petugas kebersihan di lapangan.

Roi juga mengingatkan bahwa lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan citra daerah.

“Mari kita jadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sebagai gerakan bersama untuk menciptakan Yapen yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari sampah. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” katanya.

Menurut Roi, harapan tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Kepulauan Yapen agar tidak lagi ditemukan titik-titik penumpukan sampah yang dibiarkan berhari-hari hingga menimbulkan keluhan masyarakat.

“Jangan lagi ada tempat-tempat di dalam kota yang sampahnya dibiarkan begitu saja selama berhari-hari. Kebersihan harus menjadi perhatian bersama dan penanganannya harus dilakukan secara cepat,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga meminta agar alat pelindung diri (APD) bagi petugas kebersihan dapat digunakan secara konsisten dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Meski masih terdapat berbagai keterbatasan, terutama terkait jumlah dan kelengkapan APD yang selama ini menjadi keluhan petugas di lapangan, Roi memastikan pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup akan membahas dan mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut.

“Kami memahami masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Karena itu, hal ini akan menjadi perhatian bersama agar petugas dapat bekerja dengan aman dan nyaman,” katanya.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga. (**)

Sumber Laporan : Mark Imbiri – Humas Setda
Pewarta : Philips