BERITASosial Masyarakat

Unik ! Fans Prancis Aureto di Kabuaena Ditutup Nobar Dengan Makan Papeda dan Tebak Skor Berhadiah

1182
×

Unik ! Fans Prancis Aureto di Kabuaena Ditutup Nobar Dengan Makan Papeda dan Tebak Skor Berhadiah

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Sepak bola kembali membuktikan diri sebagai bahasa pemersatu. Hal itu terlihat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Prancis melawan Norwegia yang digelar Fans France Aureto Koordinator Wilayah (Korwil) Yawakukat Kampung Kabuaena, Sabtu (27/6/2026), di Kompleks Mandirami, Kampung Kabuaena.

Sejak sebelum laga dimulai, puluhan warga dari berbagai kalangan telah memadati lokasi nobar.

Tidak hanya pendukung Tim Nasional Prancis, masyarakat umum hingga komunitas pecinta sepak bola lainnya turut hadir menikmati pertandingan dalam suasana penuh keakraban.

Sorak sorai, tepuk tangan, hingga canda tawa mewarnai jalannya pertandingan. Meski mendukung tim yang berbeda, seluruh peserta tetap menjaga sportivitas sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Keunikan kegiatan ini tidak berhenti ketika peluit panjang dibunyikan.

Setelah pertandingan selesai, seluruh peserta diajak menikmati makan bersama dengan sajian khas Papua berupa papeda panas dan ikan kuah kuning.

Hidangan sederhana tersebut menjadi simbol kuat bahwa sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan juga tentang mempererat tali persaudaraan.

Suasana semakin meriah saat panitia menggelar kuis tebak skor berhadiah.

Menariknya, hadiah justru berhasil dibawa pulang oleh Septinus Numberi, anggota komunitas pendukung Tim Nasional Spanyol di Kabuaena, yang sukses menebak hasil akhir pertandingan dengan tepat.

Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta, menunjukkan bahwa persahabatan lebih penting daripada rivalitas di lapangan.

Koordinator Humas Fans France Aureto sekaligus Ketua Korwil Fans France Aureto Wilayah Yawakukat Kampung Kabuaena, Simon Tawarare, mengatakan kegiatan nobar sengaja dirancang bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang tanpa memandang latar belakang. Melalui kegiatan nobar ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang positif, aman, dan penuh rasa kekeluargaan. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan sukses,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan pada pertandingan-pertandingan berikutnya sebagai wadah memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat sportivitas, serta membangun hubungan harmonis antarwarga.

Bagi Fans France Aureto Korwil Yawakukat, nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Di balik layar yang menampilkan aksi para pemain dunia, lahir kebersamaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Kampung Kabuaena.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya dirasakan di stadion-stadion megah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan hingga ke kampung-kampung di Papua, di mana olahraga menjadi jembatan yang menyatukan hati dan mempererat persaudaraan. (**)