Iklan Berbayar
BERITAKesehatanYapen Utara

Genting Tahap II di Yapen Utara, Wabup Roi Palunga Pastikan Intervensi Gizi Tepat Sasaran

28
×

Genting Tahap II di Yapen Utara, Wabup Roi Palunga Pastikan Intervensi Gizi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Genting Tahap II di Yapen Utara, Wabup Roi Palunga Pastikan Intervensi Gizi Tepat Sasaran - Foto : Romes/ Humas Setda

YAPEN UTARA, SERUIPOS.COM — Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) tahap II di Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (20/8/2026).

Kehadiran Wakil Bupati menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen memastikan intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui dan bayi di bawah dua tahun (baduta) berjalan sesuai sasaran.

- Iklan Berbayar -
Hubungi Kami Jika Kalian Ingin Beriklan

Program Genting merupakan salah satu upaya percepatan pencegahan stunting melalui pemberian makanan bergizi serta pemantauan kondisi penerima manfaat secara berkala.

Wabup Yapen Roi Palunga Dorong Percepatan Pencegahan Stunting Lewat Program Genting – Foto : Romes/ Humas Setda

Pelaksanaan Genting tahap II berlangsung di Puskesmas Tindaret dan Puskesmas Yobi. Roi Palunga hadir didampingi Kepala Distrik Yapen Utara, Aldius Kanggunum, bersama staf distrik. Turut hadir kepala puskesmas/pustu, dokter, tenaga kesehatan serta para penerima manfaat.

Sebanyak 40 penerima manfaat menjadi sasaran intervensi yang berada dalam tanggung jawab Wakil Bupati Roi Palunga. Dari jumlah tersebut, 23 penerima manfaat berada di wilayah kerja Puskesmas Tindaret, sedangkan 17 penerima manfaat berada di wilayah kerja Puskesmas Yobi.

Para penerima manfaat terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui dan baduta yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi untuk mencegah risiko stunting.

Wabup Roi Palunga Pantau Genting Tahap II, 40 Penerima Manfaat Dapat Intervensi Gizi – Foto : Robby Mesak/Humas Setda

Bantuan Makanan Bergizi

Dalam program tersebut, penerima manfaat mendapatkan bantuan bahan natura berupa susu sesuai kelompok sasaran, telur, kacang hijau dan gula pasir.

Untuk baduta diberikan susu pertumbuhan sesuai usia. Sementara ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan susu khusus yang dilengkapi telur, kacang hijau dan gula pasir.

Dalam arahannya, Roi Palunga menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali bertemu dengan para penerima manfaat untuk melanjutkan pemberian bahan makanan bergizi pada tahap kedua.

“Puji dan syukur atas anugerah Tuhan, kita kembali berkumpul untuk menerima bahan makanan bergizi dalam program stunting yang dilaksanakan oleh orang tua asuh,” kata Roi.

Menurutnya, pelaksanaan tahap kedua menjadi momentum untuk melihat perkembangan penerima manfaat setelah mendapatkan intervensi pada tahap pertama.

“Kami berharap tahap pertama yang sudah dilaksanakan memberikan dampak, paling tidak dari sisi gizi anak-anak kita, ibu hamil dan ibu menyusui yang menjadi penerima manfaat. Di tahap kedua ini, dampaknya semakin terlihat,” ujarnya.

Roi juga mengingatkan agar bantuan makanan yang diberikan dikonsumsi oleh penerima manfaat sesuai peruntukannya.

“Kalau untuk ibu hamil, bantuan itu untuk ibu hamil. Begitu juga kalau untuk bayi, ya untuk bayi. Jangan sampai diberikan kepada yang lain. Ini harapan kami supaya pertumbuhan anak-anak kita dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Program Genting Berlanjut di Yapen Utara, Roi Palunga Tekankan Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak – Foto : Robby Mesak/Humas Setda

Perkembangan Penerima Manfaat Dipantau

Roi Palunga menyebutkan, tanda-tanda perubahan positif dari intervensi gizi mulai terlihat di wilayah kerja Puskesmas Yobi.

Salah satu penerima manfaat yang sebelumnya memiliki berat badan 40 kilogram mengalami peningkatan menjadi 50 kilogram pada pemantauan berikutnya.

“Kita berharap pada tahap berikutnya perkembangan seperti ini semakin banyak dan status gizi penerima manfaat terus membaik,” ucapnya.

Meski demikian, ia meminta tenaga kesehatan di Puskesmas Tindaret dan Puskesmas Yobi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penerima manfaat secara berkala.

Menurutnya, pendampingan tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi dan status gizi ibu maupun anak serta memastikan intervensi yang diberikan berjalan sesuai kebutuhan.

Genting Dilanjutkan ke Tahap III

Roi Palunga mengatakan program Genting akan kembali dilanjutkan pada tahap ketiga. Pada pelaksanaan berikutnya, ia juga berencana turun langsung mengunjungi rumah para penerima manfaat.

“Kami akan hadir lagi pada tahap ketiga dan turun langsung ke rumah penerima bantuan,” ungkapnya.

Ia berharap pelaksanaan program tersebut dapat memberikan perubahan nyata terhadap kondisi kesehatan dan status gizi penerima manfaat.

“Harapan kami, program ini berjalan seperti yang telah dilaksanakan pada tahap pertama sehingga di tahun-tahun ke depan kita punya anak-anak yang bisa bertumbuh dengan sehat,” katanya.

Pelaksanaan Genting tahap II di Distrik Yapen Utara menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen memperkuat pencegahan stunting melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah distrik, puskesmas, tenaga kesehatan, orang tua asuh dan keluarga penerima manfaat.

Dengan intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan dan pemantauan rutin, pemerintah daerah berharap status gizi ibu dan anak semakin baik serta risiko stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat terus ditekan. (**)

Pewarta : Robby Mesak / Humas Setda