Iklan Berbayar
BERITACerita WargaHukumYapen Selatan

Kapolres Perempuan Pertama, AKBP Diaritz Felle Dikukuhkan Suku Onate Keret Mantuga, Jadi Simbol Sejarah Baru di Yapen

21
×

Kapolres Perempuan Pertama, AKBP Diaritz Felle Dikukuhkan Suku Onate Keret Mantuga, Jadi Simbol Sejarah Baru di Yapen

Sebarkan artikel ini

SERUI, KEPULAUAN YAPEN — Suku Onate Keret Mantuga, salah satu pemilik hak adat di kawasan jantung Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, secara resmi mengukuhkan AKBP Diaritz Felle, S.I.K. sebagai Kapolres Kepulauan Yapen.

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Jhon Barangkea, selaku Kepala Keret Mantuga, sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi masyarakat adat terhadap kepemimpinan AKBP Diaritz Felle dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

SURVEI Juli - Agustus 2026

Jhon Barangkea mengatakan, pengukuhan tersebut merupakan bentuk penghormatan masyarakat adat kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran pimpinan Polri yang telah memberikan kepercayaan kepada AKBP Diaritz Felle untuk memimpin Polres Kepulauan Yapen.

“Ini bentuk penghargaan dari kami di Kota Serui. Kami memberikan apresiasi kepada pimpinan Polri, khususnya Kapolri dan Kapolda Papua, serta kepada Kapolres Kepulauan Yapen,” ujar Jhon Barangkea.

Dinilai Menjadi Catatan Bersejarah

Jhon juga menilai kehadiran seorang perempuan sebagai Kapolres di Papua merupakan sesuatu yang penting dan patut mendapatkan apresiasi.

Menurutnya, kepemimpinan AKBP Diaritz Felle menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat Papua, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Selama ini kita tidak pernah melihat ada Kapolres perempuan di Papua. Karena itu, kami melihat ini sebagai sesuatu yang sangat baik dan patut kita apresiasi. Ini merupakan sejarah baru, khususnya bagi masyarakat Papua dan Kabupaten Kepulauan Yapen,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas kepercayaan yang diberikan kepada AKBP Diaritz Felle untuk memimpin Polres Kepulauan Yapen.

Menurut Jhon, kepercayaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi kepolisian, tetapi juga bagi masyarakat adat di Yapen.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran. Kepercayaan ini sangat baik dan menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat adat di Yapen. Kami berharap kepemimpinan beliau dapat terus membawa keamanan, kedamaian dan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Simbol Penghormatan Masyarakat Adat

Pengukuhan tersebut memiliki makna penting bagi Suku Onate Keret Mantuga. Selain sebagai bentuk penghargaan kepada AKBP Diaritz Felle, momentum tersebut juga menjadi simbol penghormatan masyarakat adat terhadap perempuan yang dipercaya mengemban tanggung jawab besar dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam proses pengukuhan, AKBP Diaritz Felle turut didampingi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Serui, IPTU J. Papua Waromi, S.H.

Suku Onate Keret Mantuga berharap hubungan antara masyarakat adat dan institusi Polri di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat terus terjalin secara harmonis.

Sinergi antara masyarakat adat dan kepolisian dinilai penting untuk memperkuat keamanan, ketertiban, kedamaian, serta keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari catatan hubungan antara masyarakat adat dan institusi kepolisian di Yapen, serta menunjukkan adanya dukungan masyarakat adat terhadap kepemimpinan perempuan dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum.

Masyarakat adat juga berharap kepemimpinan AKBP Diaritz Felle dapat menjadi inspirasi bagi perempuan Papua untuk terus mengambil peran strategis di berbagai bidang, termasuk dalam institusi penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat. (**)