BERITAOlahragaSosial Masyarakat

Benyamin Arisoy Ajak Pendukung Piala Dunia 2026 di Yapen Jaga Persaudaraan Meski Beda Dukungan

944
×

Benyamin Arisoy Ajak Pendukung Piala Dunia 2026 di Yapen Jaga Persaudaraan Meski Beda Dukungan

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM | Ketua Dewan Pembina Serui Netherlands Fans Club (SNFC) yang juga Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, mengajak seluruh masyarakat dan pencinta sepak bola di Kabupaten Kepulauan Yapen untuk menjaga persaudaraan, keamanan, dan keharmonisan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Benyamin Arisoy saat menghadiri kegiatan Jumpa Fans Belanda yang digelar SNFC di Mabes Belanda, Jalan Hasanuddin, Kota Serui, Minggu (7/6/2026) sore.

Kegiatan yang dihadiri ratusan pendukung Tim Nasional Belanda itu berlangsung meriah dalam suasana penuh kekeluargaan. Sejak sore hari, para pendukung The Oranje memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan berbagai atribut dan jersey kebanggaan mereka.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat solidaritas antaranggota komunitas serta memantapkan berbagai agenda yang akan dilaksanakan menjelang dan selama perhelatan Piala Dunia 2026.

Dalam sambutannya, Benyamin Arisoy menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi sarana mempererat persaudaraan dan persatuan, bukan menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, perbedaan pilihan tim nasional merupakan hal yang wajar dan tidak boleh mengganggu hubungan kekeluargaan maupun kehidupan sosial masyarakat.

“Kita boleh mendukung negara yang berbeda-beda, tetapi jangan sampai karena sepak bola kita kehilangan persaudaraan. Piala Dunia hanya berlangsung beberapa minggu, sedangkan kebersamaan dan persaudaraan kita sebagai masyarakat Kepulauan Yapen harus tetap terjaga,” ujar Arisoy.

Ia menilai keberagaman dukungan terhadap tim nasional justru menjadi warna tersendiri dalam pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Di dalam satu rumah bisa saja bapak mendukung Belanda, mama mendukung tim lain, anak mendukung negara yang berbeda. Tetapi semua tetap hidup rukun. Hal yang sama juga harus kita tunjukkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Sebagai Ketua Dewan Pembina SNFC, Arisoy mengaku bangga melihat semangat dan kekompakan para pendukung Belanda yang terus terjaga hingga saat ini. Namun ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap sebuah tim harus dibarengi dengan sikap dewasa, sportif, dan saling menghormati.

“Kita harus siap menerima apa pun hasil pertandingan nanti. Kalau tim yang kita dukung menang, jangan merendahkan tim lain. Kalau kalah, jangan mencari alasan untuk menimbulkan persoalan. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Yapen adalah masyarakat yang dewasa dalam mendukung olahraga,” tegasnya.

Arisoy juga mengimbau seluruh komunitas pendukung tim nasional agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan selama Piala Dunia berlangsung, termasuk konvoi kendaraan maupun kegiatan nonton bersama.

Ia berharap semangat kompetisi yang hadir dalam Piala Dunia dapat menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan masyarakat Kepulauan Yapen.

“Kita semua adalah saudara. Setelah pertandingan selesai, kita tetap hidup bersama sebagai masyarakat Kepulauan Yapen. Karena itu jangan sampai perbedaan dukungan menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Kegiatan Jumpa Fans Belanda diawali dengan ramah tamah dan hiburan musik yang menghangatkan suasana. Sorak-sorai dan teriakan “Hup Holland Hup” berkali-kali menggema dari para pendukung yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan jersey resmi Serui Netherlands Fans Club (SNFC) sebagai simbol kebersamaan dan identitas komunitas dalam menyambut Piala Dunia 2026.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut diberikan Telkomsel Cabang Kepulauan Yapen melalui pembagian berbagai hadiah kepada peserta berupa paket nonton, kartu perdana, serta paket data internet.

Menutup sambutannya, Benyamin Arisoy kembali mengajak seluruh masyarakat menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai pesta olahraga yang membawa kegembiraan, mempererat persahabatan, dan memperkuat persaudaraan antarwarga.

“Mari kita menikmati Piala Dunia dengan penuh sukacita. Boleh berbeda dukungan, tetapi tetap saling menghormati, menjaga keamanan, menjaga ketertiban, dan menjaga persaudaraan. Itu yang paling penting bagi kita semua,” tutupnya.

Kegiatan Jumpa Fans Belanda kemudian ditutup dengan foto bersama, pembagian hadiah, serta seruan dukungan kepada Tim Nasional Belanda yang akan memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026.

Pewarta : Romes