SERUIPOS.COM — Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai penutupan rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampung Kandowarira, Distrik Anotaurei, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (17/8/2026).
Rangkaian perlombaan yang berlangsung sejak 9 hingga 17 Agustus 2026 tersebut tidak sekadar menjadi ajang mencari pemenang. Kegiatan yang digagas Mahasiswa KKN UNCEN Kelompok 4 itu menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kampung dan wilayah untuk merayakan kemerdekaan melalui olahraga, permainan, sportivitas dan kebersamaan.

Mewakili Pemerintah Distrik Anotaurei, Ferry Wayangkau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Plt. Kepala Distrik Anotaurei dalam acara penutupan. Ketidakhadiran tersebut disebabkan adanya agenda yang bersamaan, yakni mengikuti upacara penurunan Sang Merah Putih yang dipusatkan di Stadion Marora, Serui.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat dalam mengikuti penutupan rangkaian perlombaan.
Ferry Wayangkau memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN UNCEN Kelompok 4 yang telah mengambil inisiatif dan berperan aktif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, nilai terpenting dari sebuah perlombaan bukan hanya mengenai siapa yang menjadi juara dan siapa yang mengalami kekalahan.
“Kemenangan adalah bagian dari perlombaan, tetapi persaudaraan adalah kemenangan yang sesungguhnya. Semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan sportivitas yang telah tumbuh selama kegiatan ini hendaknya tidak berhenti ketika perlombaan berakhir, tetapi terus kita bawa dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ferry Wayangkau.
Masyarakat dari Berbagai Wilayah Ikut Meramaikan
Berbagai cabang perlombaan digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari futsal putra, futsal putri, bola voli putra, bola voli putri, lomba makan kerupuk hingga lomba mewarnai.
Antusiasme masyarakat tidak hanya datang dari Kampung Kandowarira. Peserta juga berasal dari Kampung Famboaman dan Kelurahan Anotaurei, sehingga kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam wilayah Distrik Anotaurei.
Ferry mengatakan, olahraga dan permainan dapat menjadi bahasa bersama yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Karena itu, berakhirnya perlombaan bukan berarti berakhir pula semangat kebersamaan yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung.
Pemerintah Distrik Anotaurei berharap semangat tersebut terus menjadi energi positif bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi dan mengambil bagian dalam pembangunan kampung maupun distrik.
“Mari kita jadikan kemerdekaan bukan hanya sebagai sebuah perayaan, tetapi sebagai panggilan untuk terus menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan membangun masa depan bersama,” katanya.
KKN UNCEN Kelompok 4: Dari Program Kerja Menjadi Ruang Kebersamaan
Ketua Kelompok 4 KKN UNCEN, Saulus Ongen Asmuruf, dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP UNCEN, mengatakan rangkaian perlombaan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN yang dilaksanakan di Kampung Kandowarira.
Menurut Saulus, kegiatan dapat terlaksana karena adanya kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Distrik Anotaurei, Pemerintah Kampung Kandowarira, pihak SMA Onate, serta dukungan masyarakat.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sejak tahap persiapan hingga kegiatan berakhir pada 17 Agustus 2026.
“Luar biasa partisipasi dan antusiasme masyarakat. Tidak hanya dari Kampung Kandowarira saja, tetapi juga dari Kampung Famboaman dan Kelurahan Anotaurei,” ujar Saulus.
Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan dengan baik.
Bagi mahasiswa KKN, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pengabdian di tengah masyarakat.

Wakil Ketua KKN Apresiasi Dukungan Semua Pihak
Hal senada disampaikan Armintio Jusuf Sulesi, selaku Wakil Ketua Kelompok 4 KKN UNCEN.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Distrik Anotaurei, pihak SMA Onate, Pemerintah Kampung Kandowarira dan seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Menurut Armintio, tanpa kerja sama berbagai pihak, rangkaian perlombaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak akan terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Hari ini seluruh perlombaan telah berakhir dan hadiah telah diserahkan kepada para pemenang. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang baik dan meninggalkan kenangan yang positif bagi kita semua,” katanya.
Berikut Para Juara Perlombaan
Dalam acara penutupan, hadiah diserahkan kepada para pemenang dari masing-masing cabang perlombaan.
Futsal Putra
- Juara I: Gastor
- Juara II: Dugara
- Juara III: Naen
- Juara IV: Japrax UI
Futsal Putri
- Juara I: SMP Anotaurei
- Juara II: Orambon I
- Juara III: KPU
- Juara IV: Japrax UI
Voli Putra
- Juara I: Spartan
- Juara II: Finoma
- Juara III: Rajawali Putra
- Juara IV: Mantembu
Voli Putri
- Juara I: Anotaurei
- Juara II: Murka
- Juara III: SMA Negeri 2 Serui
- Juara IV: Naen
Lomba Makan Kerupuk
- Juara I: Edu
- Juara II: Sofia
- Juara III: Lopes
Lomba Mewarnai
- Juara I: Nowela Maay
- Juara II: Samania
- Juara III: Stevani Tulak
Penyerahan hadiah melibatkan unsur Pemerintah Distrik Anotaurei, Pemerintah Kampung Kandowarira, pihak SMA Onate, tokoh agama, panitia, tim medis serta Mahasiswa KKN UNCEN Kelompok 4.
Bukan Sekadar Perlombaan
Bagi masyarakat Kandowarira dan sekitarnya, rangkaian kegiatan tersebut meninggalkan cerita lebih dari sekadar pertandingan.
Lapangan menjadi tempat bertemunya masyarakat, olahraga menjadi ruang membangun sportivitas, sementara perlombaan menjadi sarana mempererat persaudaraan.
Mahasiswa KKN UNCEN Kelompok 4 juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Kepada seluruh peserta, mahasiswa memberikan apresiasi atas keberanian, semangat dan sportivitas yang telah ditunjukkan. Sementara kepada para pemenang, disampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih.
Bagi peserta yang belum memperoleh juara, kegiatan tersebut tetap menjadi pengalaman berharga. Sebab, makna kemerdekaan tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan, tetapi juga keberanian untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari kebersamaan.
Rangkaian perlombaan HUT ke-81 RI di Kampung Kandowarira akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana kemerdekaan dapat dirayakan dari kampung.
Bukan hanya melalui seremoni, tetapi melalui gotong royong, persaudaraan, sportivitas dan kebersamaan masyarakat.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan pada 17 Agustus 2026, Mahasiswa KKN UNCEN Kelompok 4 berharap hubungan baik yang telah terjalin bersama Pemerintah Distrik Anotaurei, Pemerintah Kampung Kandowarira, SMA Onate, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia, peserta dan seluruh masyarakat dapat terus dipertahankan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semangat kemerdekaan, semangat kebersamaan, dan semangat membangun negeri dari kampung. (**)
















