Iklan Berbayar
AspirasiBERITAKosiwoPeriwisata

Denny Bonai Apresiasi Mahasiswa KKN Uncen, Dorong Festival Teluk Mioka Rutin Dilakukan

31
×

Denny Bonai Apresiasi Mahasiswa KKN Uncen, Dorong Festival Teluk Mioka Rutin Dilakukan

Sebarkan artikel ini

SARAWANDORI, SERUIPOS.COM — Ketua DPR Provinsi Papua, Denny H. Bonai, S.T., M.M., memberikan apresiasi kepada sekitar 1.000 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura yang telah berkontribusi dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Apresiasi tersebut disampaikan Denny Bonai saat menghadiri Festival Teluk Mioka di Kampung Sarawandori Dua, Sabtu (22/8/2026).

SURVEI Juli - Agustus 2026

Para mahasiswa KKN Uncen yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Yapen dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sejumlah program yang dilakukan di antaranya pembuatan tapal batas wilayah, penyusunan monografi kampung, hingga membantu penyusunan peraturan kampung.

Denny Bonay menilai kehadiran mahasiswa KKN tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat untuk mengenali dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung.

Dukung Pengembangan Festival Teluk Mioka

Dalam kesempatan tersebut, Denny Bonay juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi mahasiswa KKN Uncen, pemuda, masyarakat, dan Pemerintah Kampung Sarawandori, khususnya Sarawandori Dua, yang berhasil menggagas Festival Teluk Mioka.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan sebuah terobosan yang patut terus dikembangkan karena Teluk Mioka memiliki potensi wisata yang dapat menjadi daya tarik baru bagi Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Festival ini tidak hanya menjadi kegiatan hiburan, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Teluk Mioka dan Kampung Sarawandori kepada masyarakat luas,” ujar Denny Bonay.

Ia berharap Festival Teluk Mioka dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali. Festival tersebut, menurutnya, berpotensi menjadi agenda wisata yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Masyarakat Siap Dukung Festival Tahunan

Kepala Kampung Sarawandori Dua, Lambert Karubaba, menyambut baik dukungan yang diberikan terhadap pengembangan Festival Teluk Mioka.

Ia mengatakan masyarakat Sarawandori siap memberikan dukungan penuh apabila festival tersebut dikembangkan menjadi agenda wisata tahunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Lambert bahkan mendorong agar bulan Agustus dan September dapat ditetapkan sebagai periode pelaksanaan Festival Teluk Mioka dan dimasukkan dalam kalender wisata daerah.

Lambert Karubaba - Kepala Kampung Sarawandori Dua
Lambert Karubaba – Kepala Kampung Sarawandori Dua

“Masyarakat meminta agar bulan Agustus dan September ditetapkan sebagai bulan Festival Teluk Mioka. Kami minta dinas terkait dapat melihat hal ini agar di tahun 2027 dapat melakukan Festival Teluk Mioka lebih baik lagi. Masyarakat siap mendukung sepenuhnya,” tegas Lambert.

Ia berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dapat mengambil peran dalam pengembangan dan promosi Teluk Mioka, sehingga potensi wisata yang lahir dari masyarakat dapat berkembang secara terarah.

Andi Leo: Potensi Wisata Harus Dikelola

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Teluk Mioka, Andi Leo, meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai memberikan perhatian serius terhadap berbagai potensi wisata yang tumbuh dari inisiatif masyarakat.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga harus memiliki perhatian terhadap pengelolaan potensi wisata yang sudah ada dan mendapat dukungan dari masyarakat.

Andi Leo - Ketua Panitia Festival Teluk Mioka
Andi Leo – Ketua Panitia Festival Teluk Mioka

“Jangan hanya gemar buat kegiatan di akhir tahun, tapi bagaimana harus mengelola potensi yang ada,” kata Andi Leo.

Menurutnya, Festival Teluk Mioka merupakan hasil kolaborasi mahasiswa KKN Uncen, pemuda, pemerintah kampung, dan masyarakat. Karena itu, festival tersebut perlu terus dikawal agar berkembang menjadi agenda wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Andi Leo juga mengungkapkan adanya rencana untuk mendaftarkan perlindungan kekayaan intelektual atau hak cipta Festival Teluk Mioka. Mahasiswa KKN Uncen Kelompok 41 yang turut merencanakan festival tersebut disebut akan membantu proses pengurusannya.

Denny Bonai Siap Dukung dan Promosi

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan Festival Teluk Mioka, Denny Bonai menyatakan kesiapannya memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival pada tahun-tahun mendatang, baik dalam aspek pendanaan maupun promosi dan pemasaran.

Ia juga menyampaikan rencana untuk mendorong dukungan anggaran pada tahun depan dengan melibatkan Dinas Pariwisata dan perangkat daerah teknis terkait.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Sarawandori mengembangkan potensi Teluk Mioka secara lebih terarah, mulai dari penguatan konsep festival, promosi destinasi, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kampung, Karang Taruna, dan masyarakat Sarawandori turut menyampaikan terima kasih kepada Denny H. Bonay atas kehadiran dan dukungan yang diberikan terhadap Festival Teluk Mioka.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada mahasiswa KKN Uncen serta seluruh pihak yang telah hadir dan membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Dengan dukungan masyarakat, mahasiswa, pemuda, pemerintah kampung, dan legislatif, masyarakat Sarawandori berharap Festival Teluk Mioka tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat berkembang menjadi agenda wisata tahunan dan masuk dalam kalender wisata Kabupaten Kepulauan Yapen mulai tahun 2027. (**)