Iklan Berbayar
BERITACerita WargaSosial Masyarakat

Mahasiswa KKN Uncen Kelompok 35 Resmikan Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena

×

Mahasiswa KKN Uncen Kelompok 35 Resmikan Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena

Sebarkan artikel ini

KABUAENA, SERUIPOS.COM – Pemerintah Kampung Kabuaena bersama masyarakat secara resmi meresmikan Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena, Senin (25/8/2026). Tugu tersebut merupakan salah satu hasil nyata program kerja Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen) Kelompok 35 yang melaksanakan pengabdian di Kampung Kabuaena.

Peresmian berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan dan kelancaran seluruh proses pembangunan tugu, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan hingga penyelesaian akhir.

SURVEI Juli - Agustus 2026

Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda resmi diresmikannya Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena. Pengguntingan pita dilakukan oleh Kepala Kampung Kabuaena, Demianus Nuntian, didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ketua Kelompok 35 Mahasiswa KKN Uncen, Pemerintah Kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat.

Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa KKN Uncen

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok 35 Mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih, Mozes Agustinus Kaisiepo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan KKN, khususnya pembangunan Tugu Selamat Datang, dapat terlaksana hingga selesai.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kampung Kabuaena dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan serta membantu mahasiswa sejak tahap awal perencanaan, proses pembangunan hingga penyelesaian akhir tugu.

Menurut Mozes, pembangunan tugu tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Kelompok 35 yang diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meninggalkan kenang-kenangan positif bagi masyarakat Kampung Kabuaena.

Sementara itu, Kepala Kampung Kabuaena, Demianus Nuntian, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih yang telah melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Ia menilai pembangunan Tugu Selamat Datang merupakan salah satu hasil nyata program kerja mahasiswa yang memiliki nilai penting bagi kampung. Selain menjadi penanda wilayah, tugu tersebut juga menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kampung Kabuaena.

“Atas nama Pemerintah Kampung Kabuaena dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik Mahasiswa KKN Uncen atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi positif yang telah diberikan. Tugu Selamat Datang ini bukan hanya menjadi penanda wilayah, tetapi juga menjadi kenang-kenangan yang akan selalu mengingatkan kami akan pengabdian dan kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan KKN di Kampung Kabuaena,” ujar Demianus Nuntian.

Demianus berharap semangat pengabdian yang telah ditunjukkan mahasiswa KKN Uncen dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah. Pengalaman selama melaksanakan KKN juga diharapkan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Pemerintah Kampung Kabuaena turut mendoakan agar seluruh mahasiswa senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menyelesaikan pendidikan, serta mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif bagi Papua dan Indonesia.

“Koraweto Nore Nuge Wijonde”, Simbol Keramahan Kampung Kabuaena

Salah satu bagian menarik dari Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena adalah tulisan khas Papua dari Suku Yawaonate, “Koraweto Nore Nuge Wijonde”, yang dimaknai sebagai, “Bagus sekali, kamu sudah datang di Wijonde/Kabuaena.”

Ungkapan tersebut memberikan kesan hangat, ramah, akrab dan penuh sukacita kepada setiap warga maupun pengunjung yang memasuki Kampung Kabuaena.

Tulisan itu bukan sekadar hiasan pada sebuah tugu, melainkan representasi semangat masyarakat Kampung Kabuaena yang senantiasa terbuka dalam menyambut siapa saja yang datang.

Dengan demikian, Tugu Selamat Datang diharapkan menjadi simbol keramahan, persaudaraan, kebersamaan, serta identitas budaya masyarakat Kampung Kabuaena.

“Koraweto Awoo Kayaore A ooo…”, Pesan Hangat bagi Mereka yang Melintas

Selain tulisan pada bagian Tugu Selamat Datang, terdapat pula ungkapan khas “Koraweto Awoo Kayaore A ooo…”, yang dimaknai sebagai, “Bagus sekali, kamu ada jalan ke situ oo.”

Ungkapan tersebut memiliki nuansa hangat dan akrab, sekaligus menjadi bentuk penghormatan serta ungkapan kegembiraan kepada setiap orang yang melintas maupun meninggalkan Kampung Kabuaena.

Keberadaan ungkapan tersebut semakin memperkuat identitas dan kearifan lokal masyarakat setempat. Karena itu, tugu ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda wilayah, tetapi juga membawa pesan budaya dan nilai sosial masyarakat yang menjunjung tinggi keramahan, persaudaraan, penghormatan dan kebersamaan.

Kolaborasi Tinggalkan Jejak Pengabdian

Peresmian Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena menjadi momentum penting yang memperlihatkan kolaborasi antara Mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih Kelompok 35, Pemerintah Kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN, tugu tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian selama berada di tengah masyarakat. Sementara bagi Pemerintah Kampung dan masyarakat, keberadaan tugu menjadi warisan dan kenangan atas kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan KKN.

Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena kini diharapkan dapat menjadi ikon kampung sekaligus penanda bagi setiap orang yang datang dan pergi. Lebih dari sekadar bangunan fisik, tugu tersebut membawa pesan tentang keramahan, kebersamaan, identitas lokal, serta hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat.

Dengan diresmikannya tugu pada 25 Agustus 2026, Pemerintah Kampung Kabuaena dan masyarakat menyambut keberadaan bangunan tersebut sebagai bagian dari wajah kampung serta simbol positif dari pengabdian Mahasiswa KKN Uncen Kelompok 35.

Peresmian Tugu Selamat Datang Kampung Kabuaena menjadi bukti bahwa pengabdian yang dibangun melalui kebersamaan dapat meninggalkan jejak yang bermanfaat, bermakna dan terus dikenang oleh masyarakat. (**)

Pewarta : Simon