BERITASosial Masyarakat

Warga Serui Terendam Banjir, Desak Pemerintah Benahi Drainase dan Talud Bermasalah

1106
×

Warga Serui Terendam Banjir, Desak Pemerintah Benahi Drainase dan Talud Bermasalah

Sebarkan artikel ini

Serui Pos – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Serui pada Jumat (20/2/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah titik, khususnya di Distrik Yapen Selatan dan Anotaurei.

Beberapa lokasi yang terdampak antara lain Kompleks KPR, Imandoa, Kampung Harapan, serta sejumlah wilayah lainnya. Air menggenangi halaman hingga masuk ke rumah warga, menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.

- Iklan Berbayar -

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Mereka meminta agar pembangunan drainase dan talud menjadi perhatian serius sehingga air dapat mengalir dengan baik dan tidak lagi meluap ke permukiman.

Salah satu warga Kampung Harapan, Pilep Bisai, mengeluhkan pembangunan talud yang dinilai tidak tepat. Menurutnya, konstruksi yang kurang baik justru membuat air berbalik arah dan masuk ke rumah warga.

“Talud yang dibangun salah arah, sehingga air malah masuk ke rumah-rumah masyarakat,” keluhnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Swetty Sembai, warga KPR Dusun, melalui akun media sosial Facebook miliknya. Ia menyebut kondisi parit yang sudah rusak menjadi salah satu penyebab utama banjir.

“Akibat parit-parit yang sudah rusak, banjir masuk ke rumah warga. Semoga ada perbaikan dari pemerintah,” tulisnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap pembangunan talud dan memperbaiki sistem drainase yang rusak. Warga menilai, tanpa penanganan serius, banjir akan terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih membersihkan sisa lumpur dan genangan air di sekitar rumah mereka, sembari menanti respons cepat dari pemerintah daerah. (**)