BERITAPemerintahanSosial Masyarakat

Bupati Benyamin Arisoi Serahkan Langsung Bantuan Pangan kepada 676 KK di Anotaurei

346
×

Bupati Benyamin Arisoi Serahkan Langsung Bantuan Pangan kepada 676 KK di Anotaurei

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat di Kelurahan Anotaurei, Distrik Anotaurei, Kamis (18/6/2026). Kegiatan penyaluran berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat.

Kepala Kelurahan Anotaurei, Marthen Payai, SE, mengatakan bahwa penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat penerima manfaat yang tersebar di wilayah RW 01 hingga RW 05 berjalan lancar hingga selesai. Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk periode Februari–Maret 2026.

Menurut Marthen Payai, jumlah penerima manfaat dalam penyaluran kali ini mencapai 676 Kepala Keluarga (KK). Total bantuan beras yang disalurkan sebanyak 13 ton 520 kilogram atau setara dengan 1.352 karung beras yang diperuntukkan bagi masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat.

Setiap penerima memperoleh bantuan untuk dua bulan berupa 20 kilogram beras, dengan rincian 10 kilogram per bulan. Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk dua bulan, yang dikemas dalam empat bungkus plastik masing-masing berisi satu liter.

“Kami bersyukur proses penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat di Kelurahan Anotaurei dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar hingga selesai. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengikuti proses pembagian bantuan secara tertib sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Marthen Payai.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoi hadir secara langsung dan menyerahkan bantuan pangan kepada 14 Kepala Keluarga penerima manfaat di Kantor Kelurahan Anotaurei sebagai simbolis dimulainya penyaluran bantuan.

Bupati menjelaskan bahwa data penerima bantuan pangan bukan ditentukan oleh pemerintah kelurahan maupun pemerintah daerah semata, melainkan merupakan hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan oleh instansi terkait.

Data tersebut disiapkan melalui koordinasi antara Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Perum Bulog, serta dinas teknis lainnya yang memiliki kewenangan dalam penyusunan data penerima manfaat.

Ia berharap masyarakat dapat memahami mekanisme penetapan penerima bantuan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan diterima oleh warga yang berhak.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat mengikuti proses pembagian bantuan hingga selesai dengan tertib.

Situasi di lokasi penyaluran berlangsung aman dan kondusif, mencerminkan dukungan masyarakat terhadap program bantuan pangan yang dijalankan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga. (**)

Pewarta : Ferry Wayangkau