Iklan Berbayar
BERITAOlahragaSosial Masyarakat

Viral! Insiden di Depan Mabes Prancis Aureto Serui Berakhir Damai, Fans Spanyol dan Prancis Saling Memaafkan

648
×

Viral! Insiden di Depan Mabes Prancis Aureto Serui Berakhir Damai, Fans Spanyol dan Prancis Saling Memaafkan

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM – Viral sebuah video yang memperlihatkan sejumlah fans Spanyol merayakan kemenangan timnya atas Prancis pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di depan Mabes Prancis Aureto Serui, Rabu (15/7/2026) pagi, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui pertemuan dan saling meminta maaf.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa pendukung Spanyol berhenti di depan Mabes Prancis Aureto Serui yang beralamat di Jalan SMA Negeri 2 Serui, kediaman Ketua Fans Prancis Aureto Serui, Ade Yullen Banua. Video tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.

- Iklan Berbayar -
Hubungi Kami Jika Kalian Ingin Beriklan

Menanggapi hal tersebut, Randi yang memimpin rombongan fans Spanyol mendatangi langsung Mabes Prancis untuk menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Prancis.

“Saya Randi dari Fans Spanyol meminta maaf atas tindakan kami pagi tadi yang direkam dan videonya tersebar. Kami minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi,” ujar Randi dalam video klarifikasi.

Ketua Fans Prancis Aureto Serui, Ade Yullen Banua, mengatakan dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Namun karena video yang beredar luas menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat, maka dirinya menerima permintaan maaf dari Fans Spanyol demi menjaga hubungan baik antarpendukung sepak bola di Serui.

Menurut Ade, saat rombongan Fans Spanyol berada di depan rumahnya, dirinya sempat melihat langsung dan melambaikan tangan sebagai bentuk pengakuan atas kemenangan Spanyol dalam pertandingan semifinal tersebut.

“Saya sebenarnya tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan saat mereka lewat dan berhenti di depan rumah, saya sempat melambaikan tangan karena memang Spanyol menang. Namun karena videonya beredar luas dan mendapat banyak tanggapan, maka perlu diselesaikan dengan baik. Kami sudah saling memaafkan,” kata Ade.

Sementara itu, Pengurus Fans Spanyol Serui, Louis D. Nenepat, menegaskan bahwa tidak pernah terjadi perselisihan antara kedua kelompok pendukung.

Menurutnya, video yang beredar membuat sebagian masyarakat menilai tindakan tersebut kurang tepat sehingga perlu diberikan penjelasan secara terbuka.

“Tidak ada masalah apa-apa sebenarnya. Namun karena video yang beredar memperlihatkan beberapa fans Spanyol berhenti di depan Mabes Prancis dan memainkan gas motor, maka kami merasa perlu meluruskan keadaan dengan datang langsung meminta maaf,” ujar Louis.

Louis menambahkan bahwa Fans Spanyol Serui juga telah mengeluarkan pernyataan resmi klarifikasi dan permohonan maaf kepada Keluarga Besar Fans Prancis Serui.

Dalam pernyataan tersebut, Fans Spanyol Serui menjelaskan bahwa aksi yang terjadi pada pagi hari merupakan bentuk spontanitas semata dan sama sekali tidak bertujuan untuk merendahkan, menghina, ataupun merusak hubungan persaudaraan yang selama ini telah terjalin baik di antara komunitas pencinta sepak bola di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Mereka mengakui bahwa peristiwa tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan serta memicu berbagai tanggapan di media sosial. Karena itu, permohonan maaf secara terbuka disampaikan kepada Ketua Fans Prancis Serui beserta seluruh anggota dan simpatisan yang merasa terdampak.

Melalui klarifikasi tersebut, Fans Spanyol Serui menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, dan saling menghormati meskipun berbeda dukungan terhadap tim nasional masing-masing.

Sebagai bentuk itikad baik, Fans Spanyol Serui berharap hubungan harmonis yang selama ini telah terjalin dapat terus dipelihara melalui semangat silaturahmi, saling menghargai, serta menjaga suasana yang damai, aman, dan kondusif di tengah masyarakat.

Pernyataan itu juga mengajak seluruh komunitas pencinta sepak bola di Kepulauan Yapen untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama agar selalu mengedepankan etika, sikap bijaksana, dan menjaga nama baik komunitas olahraga.

Menutup pernyataannya, Keluarga Besar Fans Spanyol Serui menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengertian serta kebesaran hati Keluarga Besar Fans Prancis Serui yang telah menerima permohonan maaf tersebut.

“Salam Sportivitas, Salam Persaudaraan. Dari Serui untuk Spanyol, dari Serui untuk Persaudaraan,” demikian bunyi penutup pernyataan resmi Fans Spanyol Serui.

Dengan adanya pertemuan dan klarifikasi tersebut, kedua komunitas sepak bola di Serui sepakat bahwa persoalan telah selesai secara baik-baik dan berharap masyarakat tidak lagi memperdebatkannya di media sosial maupun ruang publik.

Rivalitas sepak bola boleh berlangsung selama pertandingan, namun persaudaraan tetap menjadi yang utama setelah peluit akhir dibunyikan. (**)

Pewarta : Philips / Rudi 

Foto : Rudi Rawarare