SERUIPOS.COM – Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali menghadirkan inovasi di bidang konstruksi melalui produk Ecowall Plaster, material plester dinding ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah batu karang mati (hard coral) sebagai bahan utama.
Produk tersebut diperkenalkan dalam pagelaran peluncuran produk Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Cenderawasih.
Ecowall Plaster dirancang sebagai material alternatif untuk kebutuhan perbaikan, renovasi, dan pelapisan permukaan dinding rumah, sekaligus menjadi solusi pemanfaatan limbah di kawasan pesisir.
Penanggung jawab stan wirausaha Teknik Sipil, Lingkan Kassa, mahasiswi Teknik Sipil angkatan 2024, mengatakan ide pengembangan Ecowall Plaster berangkat dari banyaknya limbah batu karang mati yang ditemukan di wilayah pesisir.
Menurutnya, limbah tersebut memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bernilai guna sehingga tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
> “Karena kami melihat banyaknya limbah batu karang mati (hard coral) yang terdapat di wilayah pesisir. Kondisi tersebut mendorong kami untuk berinovasi dengan memanfaatkan limbah batu karang menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai guna, terutama sebagai salah satu solusi bagi masyarakat di wilayah pesisir,” ujar Lingkan.
Ia menjelaskan, batu karang mati diolah melalui proses yang terkontrol sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan penyusun plester dinding dengan daya rekat yang kuat.
Selain berfungsi untuk memperbaiki dinding yang retak maupun rusak, Ecowall Plaster juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan semen dan pasir halus dalam proses pembangunan.
“Produk ini dirancang sebagai material plester dengan daya rekat yang kuat dan mengusung konsep ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan Ecowall Plaster diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan semen dan pasir halus, sekaligus mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk inovatif yang memiliki nilai guna,” jelasnya.
Ecowall Plaster juga mengusung konsep ekonomi sirkular, yaitu mengubah limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif dan berkelanjutan.
Produk tersebut hadir dengan tagline “Ecowall Plaster: Mengubah Limbah Menjadi Inovasi, Membangun dengan Solusi Ramah Lingkungan.”
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih, Helen Gianditha Wayangkau, S.T., M.T., memberikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan produk inovatif berbasis limbah.
Menurutnya, Fakultas Teknik terus membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan akademik dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
> “Apa yang dikerjakan oleh mahasiswa Fakultas Teknik Uncen ini merupakan bagian dari kegiatan kemahasiswaan yang terus kami dorong. Kami memberikan ruang yang sebesar-besarnya agar mahasiswa dapat mengekspresikan keilmuannya, terutama dalam pemanfaatan limbah plastik maupun limbah organik dan material lainnya, seperti Ecowall Plaster ini,” ujar Helen.
Ia menambahkan, pihak fakultas akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga untuk mendukung lahirnya inovasi-inovasi baru dari mahasiswa.
“Kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang positif. Oleh karena itu, kami sebagai pimpinan Fakultas Teknik akan terus berkolaborasi dengan semua lembaga dalam membina dan mendukung berbagai kegiatan kemahasiswaan,” pungkasnya. (**)
















