SERUIPOS.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Cenderawasih (Uncen) Kelompok 29 mulai merealisasikan berbagai program kerja di Kampung Pasir Hitam, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.
Salah satu program prioritas yang kini dijalankan adalah penyusunan Buku Profil Kampung melalui pendataan penduduk secara langsung dari rumah ke rumah.
Program tersebut merupakan bagian dari 17 program kerja yang telah disiapkan Kelompok 29, dengan fokus pada penguatan administrasi dan tata kelola pemerintahan kampung, pemetaan wilayah dan potensi kampung, pemberdayaan masyarakat, digitalisasi UMKM, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pendataan masyarakat dimulai pada Senin (27/7/2026). Mahasiswa mendatangi setiap rumah warga untuk melakukan pengisian formulir pendataan sebagai bahan penyusunan Buku Profil Kampung Pasir Hitam.
Kegiatan tersebut berlangsung hingga Rabu (29/7/2026). Selama tiga hari, mahasiswa membagi tugas agar seluruh wilayah kampung dapat terjangkau.
Data yang berhasil dihimpun kemudian memasuki tahap tabulasi dan pengolahan sebelum disusun menjadi dokumen profil kampung.
Buku Profil Kampung nantinya diharapkan menjadi dokumen yang menyajikan informasi mengenai kondisi Kampung Pasir Hitam secara sistematis.
Data yang terkumpul akan menjadi sumber informasi bagi pemerintah kampung dalam mendukung administrasi pemerintahan, penyusunan program pembangunan, serta perencanaan kebijakan yang berbasis data.
Penyusunan Buku Profil Kampung merupakan salah satu dari 12 program kerja utama KKN Tematik Uncen Kelompok 29.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program digitalisasi UMKM melalui Google Maps, implementasi pembayaran digital menggunakan QRIS, penyusunan Peraturan Kampung, penyusunan Struktur Organisasi Pemerintah Kampung, serta penyusunan Peta Administrasi, Peta Potensi, dan Peta Rawan Bencana Kampung.
Program utama lainnya meliputi pemasangan papan batas wilayah RW/RT, pembuatan papan nama Balai Kampung, pembangunan Tugu Batas Kampung, serta pembangunan Tugu Pancasila dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, lima program pendukung yang akan dilaksanakan mencakup produksi video profil kampung atau dokumenter, Gerakan Kampung Bebas Sampah, pembuatan photo booth HUT ke-81 RI, lomba anak dalam rangka HUT RI, serta kegiatan senam sehat dan jalan santai bersama masyarakat.
Kepala Kampung Pasir Hitam, Marthen Luther Worumi, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih di kampungnya. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung seluruh program yang dijalankan karena hasilnya akan memberikan manfaat bagi pembangunan kampung.
“Terima kasih atas kehadiran mahasiswa sekalian di Kampung Pasir Hitam dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata. Besar harapan saya agar masyarakat ikut serta berpartisipasi dalam mendukung program kerja mahasiswa, sebab nantinya kita akan mendapatkan manfaat dari hasil program kerja yang mereka jalankan. Salah satu yang menjadi fokus kita adalah penyusunan administrasi kampung, terutama Buku Profil Kampung,” ujar Marthen.
KKN Tematik Uncen Kelompok 29 beranggotakan 21 mahasiswa, terdiri atas 9 mahasiswa laki-laki dan 12 mahasiswa perempuan.
Mereka berasal dari lima fakultas, yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).
Kelompok tersebut dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Juliani Wairata, S.Pd., M.T., dengan Rezza Debby Kurniawan sebagai Ketua Kelompok.
Rezza mengatakan, pendataan masyarakat menjadi tahapan penting dalam penyusunan Buku Profil Kampung karena kualitas dokumen sangat bergantung pada kelengkapan data yang diperoleh langsung dari warga.
“Pendataan ini menjadi langkah awal bagi kami dalam menyusun Buku Profil Kampung Pasir Hitam. Kami berupaya memperoleh data secara langsung dari masyarakat agar buku yang nantinya disusun dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kampung dan menjadi dokumen yang bermanfaat bagi pemerintah kampung maupun masyarakat,” ujar Rezza.
Melalui penyusunan Buku Profil Kampung dan berbagai program lainnya, mahasiswa KKN Tematik Uncen Kelompok 29 berharap hasil pengabdian mereka tidak hanya berhenti selama masa KKN, tetapi mampu menghasilkan dokumen, fasilitas, dan program yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kampung Pasir Hitam dan masyarakat. (**)
















