Iklan Berbayar
BERITAPemerintahan

Pelayanan Terkendala, Kepala Distrik Angkaisera Minta Kendaraan Dinas

1027
×

Pelayanan Terkendala, Kepala Distrik Angkaisera Minta Kendaraan Dinas

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM | Kepala Distrik Angkaisera, Comperdamus S. Sineri, SE., meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan jajaran pimpinan daerah terkait kebutuhan kendaraan dinas operasional untuk mendukung pelayanan pemerintahan di wilayah distrik.

Permintaan tersebut disampaikan melalui usulan pengadaan dua unit kendaraan dinas operasional, masing-masing untuk menunjang tugas Kepala Distrik dan Sekretaris Distrik.

- Iklan Berbayar -
Hubungi Kami Jika Kalian Ingin Beriklan

Menurut Comperdamus, kebutuhan kendaraan dinas menjadi penting karena Distrik Angkaisera memiliki wilayah kerja yang cukup luas dengan 11 kampung yang harus mendapatkan pelayanan, monitoring serta pengawasan pemerintahan secara berkelanjutan.

Empat Kampung Masih Terkendala Mobilitas

Comperdamus menjelaskan, monitoring Dana Desa dan berbagai program pemerintahan di tujuh kampung, mulai dari Kampung Roipi 1 hingga Kainui, sejauh ini dapat berjalan dengan baik.

Namun, kondisi berbeda di empat kampung lainnya, yakni Wawuti, Wadapi, Wanampompi dan Mananayan.

Keterbatasan kendaraan operasional membuat jangkauan pelayanan dan monitoring ke empat kampung tersebut menghadapi kendala mobilitas.

“Untuk wilayah Kampung Wawuti, Wadapi, Wanampompi, dan Mananayan, kami menghadapi kendala karena belum memiliki kendaraan dinas operasional. Oleh karena itu, kami memohon perhatian dan pertimbangan kembali dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen beserta jajaran Pimpinan Daerah,” ujar Comperdamus.

Menurutnya, kendaraan operasional bukan hanya berkaitan dengan mobilitas pejabat distrik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta pengawasan program pembangunan di kampung-kampung.

Usulan Kendaraan Sempat Masuk DPA, Kemudian Dipangkas

Comperdamus mengungkapkan, pengadaan kendaraan operasional tersebut sebelumnya telah diusulkan dan bahkan sempat masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Namun, dalam prosesnya, alokasi anggaran untuk pengadaan kendaraan tersebut mengalami pemangkasan.

Karena itu, pihak Distrik Angkaisera berharap pemerintah daerah dapat kembali mempertimbangkan kebutuhan tersebut dengan melihat kondisi geografis, luas wilayah pelayanan dan kebutuhan operasional pemerintahan di lapangan.

Ia berharap dua unit kendaraan dinas operasional dapat direalisasikan, masing-masing untuk Kepala Distrik dan Sekretaris Distrik.

Dengan dukungan kendaraan operasional, pelayanan pemerintahan, monitoring Dana Desa, pengawasan program pembangunan serta koordinasi dengan masyarakat di seluruh wilayah Distrik Angkaisera diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Pewarta : Phlipus