SERUIPOS.COM – Kabar melegakan datang dari pencarian terhadap Pdt Musa Bisai dan keluarganya yang sebelumnya dilaporkan belum tiba di Kampung Menarbu, Pulau Roon, Kabupaten Teluk Wondama.
Berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan pihak keluarga, Pdt Musa Bisai dan rombongan telah ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat mengalami kendala kehabisan bahan bakar minyak (BBM) saat melakukan perjalanan laut dari Kampung Aibondeni, Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kabar tersebut disampaikan oleh anggota keluarga, Agustinus, melalui unggahan di media sosial Facebook pada Senin (1/6/2026).
“Info buat semua keluarga, Pendeta Musa Bisai sudah tiba di Menarbu pagi ini. Dalam perjalanan mereka kehabisan BBM, mereka dayung ke Pulau Auri. Masyarakat sekitar Pulau Menarbu membantu mencari dan menemukan Pak Pendeta bersama keluarga di Pulau Auri,” tulis Agustinus.
Sebelumnya, keluarga sempat merasa khawatir karena Pdt Musa Bisai bersama keluarganya belum juga tiba di Menarbu setelah berangkat dari Aibondeni pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIT menggunakan speedboat.
Padahal, perjalanan laut tersebut diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar empat jam dalam kondisi normal. Keterlambatan yang berlangsung hingga lebih dari satu hari memunculkan kekhawatiran dari keluarga dan masyarakat yang kemudian meminta dukungan doa serta bantuan pencarian.
Dari informasi yang diperoleh, kendala utama yang dialami rombongan adalah kehabisan BBM di tengah perjalanan. Dalam kondisi tersebut, mereka berupaya menyelamatkan diri dengan mendayung speedboat menuju Pulau Auri.
Keberadaan rombongan akhirnya diketahui setelah masyarakat di sekitar Menarbu melakukan pencarian dan menemukan mereka dalam keadaan selamat di pulau tersebut.
Keluarga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas keselamatan Pdt Musa Bisai dan seluruh anggota keluarga yang ikut dalam perjalanan tersebut. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Pulau Roon dan Menarbu yang telah membantu melakukan pencarian hingga rombongan berhasil ditemukan.
Dengan ditemukannya rombongan dalam keadaan selamat, kekhawatiran keluarga dan masyarakat yang sempat mengikuti perkembangan informasi ini akhirnya terjawab dengan kabar baik.
“Puji Tuhan, semua dalam keadaan selamat,” ungkap salah satu anggota keluarga setelah menerima kabar tersebut. (**)

















