Iklan Berbayar
BERITAPemerintahanTANAH PAPUA

Cek Fakta: Surat Libur Khusus Final Piala Dunia 2026 Mengatasnamakan Gubernur Papua Dipastikan Hoaks

549
×

Cek Fakta: Surat Libur Khusus Final Piala Dunia 2026 Mengatasnamakan Gubernur Papua Dipastikan Hoaks

Sebarkan artikel ini

SERUIPOS.COM | JAYAPURA – Surat yang mengatasnamakan Gubernur Papua tentang penetapan hari libur khusus pada Senin, 20 Juli 2026 untuk menyaksikan Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol melawan Argentina dipastikan tidak benar atau hoaks.

Informasi tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial sejak Jumat (17/7/2026).

- Iklan Berbayar -
Hubungi Kami Jika Kalian Ingin Beriklan

Surat bernomor 003/14869/SET itu menyebut Pemerintah Provinsi Papua menetapkan libur khusus bagi perangkat daerah, ASN, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga perusahaan swasta dan badan usaha lainnya agar masyarakat dapat menyaksikan laga final Piala Dunia.

Namun, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua segera memberikan klarifikasi resmi.

Melalui unggahan pada akun resmi Instagram dan Facebook, Kominfo Papua menegaskan bahwa surat tersebut adalah HOAKS dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Hasil Pemeriksaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Senin, 20 Juli 2026 tidak pernah ditetapkan sebagai hari libur khusus Papua untuk menonton Final Piala Dunia 2026.

Kominfo Papua juga telah menerbitkan poster klarifikasi dengan cap besar bertuliskan “HOAX” pada surat yang beredar sebagai penegasan bahwa dokumen tersebut bukan merupakan surat resmi Pemerintah Provinsi Papua.

Tiga Indikasi Pemalsuan

Hasil penelusuran menemukan sedikitnya tiga indikasi yang menguatkan bahwa surat tersebut merupakan dokumen palsu.

Pertama, nomor surat diduga dibuat menyerupai dokumen resmi Pemerintah Provinsi Papua.

Pemprov Papua sebelumnya pernah menerbitkan surat resmi bernomor 003/14868/SET tertanggal 19 Desember 2025 mengenai hari libur nasional dan cuti bersama. Sementara surat yang beredar menggunakan nomor 003/14869/SET, hanya berbeda satu angka.

Kedua, terdapat ketidaksesuaian dalam penulisan gelar Gubernur Papua. Berdasarkan portal resmi Pemerintah Provinsi Papua, nama yang benar adalah Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H. Namun dalam surat yang beredar ditambahkan gelar S.H., sehingga menjadi S.I.K., S.H., M.H., yang tidak sesuai dengan identitas resmi.

Ketiga, format administrasi surat tidak mengikuti standar surat resmi pemerintahan. Dokumen tersebut tidak mencantumkan dasar hukum penerbitan, alamat instansi, tembusan, identitas pejabat pengolah surat, maupun kode verifikasi yang lazim terdapat pada surat resmi pemerintah.

Ada Surat Resmi, Tetapi Bukan Libur Khusus

Meski surat mengenai libur khusus dipastikan palsu, Pemerintah Provinsi Papua memang menerbitkan surat resmi terkait penyelenggaraan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026.

Surat resmi tersebut berisi undangan kepada unsur pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, paguyuban, dan masyarakat untuk menghadiri kegiatan Nobar Final Argentina vs Spanyol yang dirangkaikan dengan pasar murah dan hiburan rakyat di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura.

Imbauan kepada Masyarakat

Kominfo Papua mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, khususnya yang mengatasnamakan pemerintah atau pejabat publik.

Masyarakat juga diminta memperoleh informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Papua dan tidak langsung membagikan informasi yang belum dipastikan keasliannya agar tidak ikut menyebarkan hoaks. (**)

Redaksi