SERUIPOS.COM – Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Kepulauan Yapen, Yehud Atururi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan berperan aktif dalam upaya pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Ajakan tersebut disampaikan Yehud Atururi setelah mencermati infografis terbaru Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen yang menunjukkan masih tingginya angka kasus HIV/AIDS hingga pembaruan data 31 Maret 2026.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 3.125 kasus, dengan penambahan 86 kasus positif hingga akhir Maret 2026. Dari jumlah tersebut, tercatat 2.639 orang masih hidup, 486 orang meninggal dunia, 1.349 orang telah menjalani pengobatan, sementara 1.290 orang belum mendapatkan pengobatan. Selain itu, terdapat 15 kasus pada bayi usia di bawah satu tahun.
Yehud menilai data tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS.
“HIV/AIDS bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus ikut mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya pencegahan, pemeriksaan dini, serta mendukung mereka yang hidup dengan HIV agar tetap menjalani pengobatan,” ujar Yehud, Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan bahwa stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) harus dihilangkan karena dapat menghambat upaya penanggulangan penyakit tersebut.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, dan komunitas pemuda memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi mengenai perilaku hidup sehat, pencegahan penularan HIV, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Yehud juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen yang secara konsisten menyampaikan data perkembangan HIV/AIDS kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan edukasi publik.
“Data ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menganggap HIV/AIDS sebagai persoalan orang lain. Mari jaga diri, lindungi keluarga, jauhi perilaku berisiko, lakukan tes bila diperlukan, dan hentikan stigma terhadap ODHIV. Dengan kebersamaan, kita dapat menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Yapen,” tegasnya.
Ia menambahkan, Barisan Merah Putih Kabupaten Kepulauan Yapen siap mendukung berbagai program pemerintah dan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat demi mewujudkan Yapen yang sehat, aman, dan bebas dari stigma terhadap HIV/AIDS. (**)
















